JAKARTA - Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali mengukuhkan dominasinya di pasar global dengan memperkenalkan lini terbaru mereka, BYD Song Ultra EV.
Kendaraan ini hadir sebagai crossover listrik murni yang dirancang khusus untuk mengisi celah di segmen menengah premium. Menariknya, Song Ultra EV mencatatkan sejarah sebagai Battery Electric Vehicle (BEV) kelas-B pertama yang bergabung dalam keluarga Dynasty Series milik BYD.
Kepastian mengenai kehadiran model ini dikonfirmasi langsung oleh pihak BYD pada Rabu (4 Februari 2026), setelah sebelumnya berbagai bocoran spesifikasinya muncul dalam dokumen homologasi. Peluncuran ini dipandang sebagai langkah strategis bagi BYD, mengingat seri Song telah lama menjadi tulang punggung penjualan perusahaan di berbagai negara.
Desain Futuristik Loong Face yang Memadukan Karakter Sporty
Dari sisi visual, Song Ultra EV mengusung bahasa desain masa depan yang disebut dengan Loong Face. Desain ini berhasil memadukan aura sporty yang dinamis dengan sentuhan elegan yang mewah. Meskipun sekilas memiliki kemiripan dengan pendahulunya, Song L DM-i versi hybrid, varian Ultra EV tampil lebih modern berkat penggunaan flush door handles atau gagang pintu rata yang menjadi ciri khas mobil listrik mutakhir.
Identitas sebagai mobil listrik cerdas semakin dipertegas dengan adanya opsi sensor LiDAR pada bagian atap. Teknologi pemindai berbasis laser ini tidak hanya sekadar estetika, melainkan komponen kunci untuk mendukung sistem bantuan berkendara tingkat lanjut serta teknologi kemudi otonom. Fitur ini diharapkan dapat memberikan standar keamanan dan kenyamanan yang lebih tinggi bagi pengemudi di berbagai kondisi jalan.
Dimensi Kabin Lebih Luas Menunjang Kenyamanan Keluarga Modern
Salah satu nilai jual utama yang ditawarkan oleh Song Ultra EV adalah dimensinya yang lebih bongsor dibandingkan varian Song lainnya. Mobil ini memiliki panjang mencapai 4.850 milimeter dengan jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.840 milimeter. Ukuran ini tercatat 115 milimeter lebih panjang daripada model Song Pro DM-i.
Perluasan dimensi ini secara langsung berdampak pada kelegaan ruang kabin, terutama untuk penumpang di baris kedua. Dengan ruang kaki yang lebih lapang, Song Ultra EV diproyeksikan menjadi pilihan favorit bagi keluarga yang mendambakan kendaraan listrik dengan kapasitas ruang ekstra. Di tengah persaingan pasar yang kian ketat, aspek kenyamanan kabin diprediksi menjadi faktor penentu bagi konsumen di segmen ini.
Performa Bertenaga dengan Dukungan Teknologi Blade Battery LFP
Beranjak ke sektor dapur pacu, BYD menawarkan Song Ultra EV dalam dua pilihan motor listrik yang impresif. Varian standar mampu menghasilkan tenaga sebesar 239 kW atau setara dengan 320 daya kuda. Sementara itu, bagi konsumen yang menginginkan performa lebih gahar, tersedia varian performa tinggi dengan output mencapai 270 kW atau sekitar 362 daya kuda. Kedua tipe ini diklaim mampu dipacu hingga kecepatan puncak 210 kilometer per jam.
Keandalan performa tersebut ditopang oleh teknologi Blade Battery berbasis lithium iron phosphate (LFP). Teknologi baterai ini telah teruji memiliki tingkat keamanan yang tinggi terhadap risiko kebakaran serta efisiensi energi yang optimal untuk penggunaan jangka panjang. Meskipun memiliki bobot sekitar dua ton, kombinasi baterai dan motor listrik ini dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas jarak jauh tanpa harus mengorbankan performa kendaraan.
Strategi Portofolio dan Penantang Baru di Kelas Menengah Premium
Kehadiran Song Ultra EV juga menjadi bagian dari langkah besar BYD dalam merapikan portofolio produk globalnya. Sebelumnya, BYD telah menarik model Song Plus dari pasar domestik Tiongkok untuk dialokasikan sepenuhnya ke pasar ekspor dengan identitas baru seperti Sealion 6 atau Seal U. Song Ultra EV kini hadir untuk mengisi kekosongan posisi tersebut dengan spesifikasi yang lebih segar.
“Segmen ini dinilai semakin kompetitif seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik keluarga,” lapor pengamat industri otomotif. Dengan rekam jejak seri Song yang konsisten mendominasi daftar mobil terlaris sepanjang tahun 2025, model Ultra EV ini memiliki modal kuat untuk menjadi penantang serius bagi merek-merek mapan di kelas menengah premium. Langkah BYD ini sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam mempercepat transisi energi di sektor transportasi global.