JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan dengan membawa sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya ke ajang Inacraft 2026.
Melalui pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara ini, Pertamina membuka pintu bagi produk-produk lokal unggulan untuk menembus pasar global dan menjalin jejaring bisnis dengan pembeli (buyer) internasional.
Kurasi Produk Unggulan Berstandar Ekspor
UMKM yang terpilih untuk tampil di booth Pertamina merupakan hasil kurasi ketat yang dinilai memiliki potensi daya saing tinggi. Produk-produk tersebut tidak hanya menonjolkan keindahan estetika, tetapi juga kualitas yang memenuhi standar pasar luar negeri.
Keberagaman Sektor: Produk yang dipamerkan mencakup berbagai sektor, mulai dari kerajinan tangan (handicraft), fesyen wastra nusantara, hingga aksesoris rumah tangga yang ramah lingkungan.
Inovasi Berbasis Kearifan Lokal: Pertamina mendorong mitra binaannya untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan identitas budaya Indonesia, sehingga memiliki nilai keunikan tersendiri di mata kolektor global.
Program Pendampingan "Go Modern, Go Digital, Go Online"
Kehadiran UMKM di Inacraft merupakan puncak dari proses pendampingan panjang yang diberikan oleh Pertamina melalui program UMKM Academy.
Peningkatan Kapasitas: Sebelum terjun ke pameran, para pengusaha kecil ini dibekali dengan kemampuan manajemen produksi, teknik pengemasan (packaging), hingga strategi pemasaran digital.
Fasilitasi Business Matching: Selama pameran, Pertamina memfasilitasi pertemuan langsung antara pelaku UMKM dengan calon mitra bisnis mancanegara, memungkinkan terjadinya transaksi ekspor dalam skala besar.
Dampak Ekonomi dan Keberlanjutan
Program ini sejalan dengan implementasi nilai-nilai Environmental, Social, and Governance (ESG) serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
Kemandirian Ekonomi: Dengan menembus pasar global, omzet UMKM diharapkan meningkat secara signifikan, yang pada gilirannya akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja di lingkungan sekitar tempat usaha mereka.
Ekosistem Tangguh: Dukungan berkelanjutan ini memastikan UMKM nasional tidak hanya bertahan, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2026.