Panduan Lengkap Mengecek dan Memanfaatkan Bansos PKH BPNT Februari 2026 Secara Praktis

Selasa, 10 Februari 2026 | 12:26:04 WIB
Panduan Lengkap Mengecek dan Memanfaatkan Bansos PKH BPNT Februari 2026 Secara Praktis

JAKARTA - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Februari 2026. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan kebutuhan dasar masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya menjelang Ramadan.

Bansos ini hadir untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi di tengah kenaikan harga bahan pokok. Penerima dapat melakukan pengecekan sendiri untuk memastikan status pencairan melalui situs resmi Kementerian Sosial.

Besaran Dana Program Keluarga Harapan (PKH) 2026

Besaran PKH ditentukan berdasarkan kategori anggota keluarga yang menjadi penerima. Misalnya, ibu hamil atau nifas memperoleh Rp750.000 per 3 bulan untuk mendukung kebutuhan kesehatan ibu dan bayi.

Anak usia 0–6 tahun juga menerima Rp750.000 per 3 bulan, sedangkan anak SD/sederajat mendapatkan Rp225.000 per 3 bulan. Anak SMP/sederajat memperoleh Rp375.000 per 3 bulan, dan anak SMA/sederajat menerima Rp500.000 per 3 bulan.

Lansia dengan usia 60 tahun ke atas diberikan bantuan Rp600.000 per 3 bulan. Penyandang disabilitas berat juga menerima Rp600.000 per 3 bulan, sedangkan korban pelanggaran HAM berat mendapatkan Rp2.700.000 per 3 bulan.

Besaran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2026

BPNT diberikan kepada keluarga penerima dengan nilai Rp600.000 per 3 bulan. Dana bantuan ini disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang bisa digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warong yang telah ditentukan.

Skema ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan mudah digunakan. Penerima bisa memilih bahan pokok sesuai kebutuhan keluarga, tanpa harus menerima uang tunai secara langsung.

Cara Cek Bansos PKH-BPNT Februari 2026

Untuk mengetahui apakah bantuan sudah cair, penerima bisa mengecek status pencairan secara online. Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui HP atau komputer Anda.

Selanjutnya, masukkan data wilayah penerima sesuai KTP. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan agar sistem dapat memverifikasi data dengan akurat.

Kemudian, ketik nama lengkap penerima sesuai KTP. Pastikan penulisan nama sama persis dengan dokumen resmi agar hasil pencarian tepat.

Masukkan kode captcha yang muncul di layar. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan menghindari penyalahgunaan sistem oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan hasil. Sistem akan menunjukkan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT, serta status pencairannya.

Keterangan Status Pencairan Bansos

Status “Masih dalam proses verifikasi” berarti data penerima valid, namun bantuan belum disalurkan. Penerima diharapkan menunggu hingga proses administrasi selesai.

Jika status menunjukkan “Sudah cair”, dana telah disalurkan dan bisa dicairkan melalui rekening Himbara seperti BNI, BRI, Mandiri, atau BTN. Penerima dapat langsung memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan.

Status “Tidak terdaftar” menandakan nama penerima tidak tercatat sebagai peserta aktif di tahap ini. Masyarakat yang mengalami hal ini dapat menghubungi Dinas Sosial setempat untuk konfirmasi atau memperbaiki data.

Tips Praktis bagi Penerima Bansos

Pastikan data KTP dan alamat sesuai dengan data yang tercatat di Kementerian Sosial. Kesalahan penulisan atau ketidaksesuaian data dapat menyebabkan bantuan tidak cair.

Simpan bukti pencairan atau notifikasi dari sistem sebagai dokumentasi. Hal ini berguna jika diperlukan verifikasi di kemudian hari oleh pihak terkait atau Dinas Sosial.

Manfaat dan Pentingnya Bansos PKH dan BPNT

Bansos PKH dan BPNT membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar tanpa harus mengganggu pengeluaran lain. Bantuan ini sangat penting menjelang Ramadan agar setiap keluarga dapat mempersiapkan kebutuhan pokok dengan lancar.

Selain itu, bantuan sosial ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kesenjangan sosial dan memastikan hak dasar terpenuhi.

Masyarakat penerima PKH dan BPNT disarankan selalu memantau status pencairan secara online. Langkah ini membantu memastikan bantuan tepat waktu dan tepat sasaran, serta meminimalisasi kesalahan administrasi.

Dengan memahami besaran dana dan prosedur pengecekan, penerima dapat memanfaatkan bantuan sosial secara maksimal. Hal ini juga mempermudah perencanaan kebutuhan keluarga menjelang bulan suci Ramadan.

Terkini