TransNusa Resmi Luncurkan Penerbangan Langsung Taipei–Manado Tingkatkan Pariwisata Sulut

Selasa, 10 Februari 2026 | 13:38:22 WIB
TransNusa Resmi Luncurkan Penerbangan Langsung Taipei–Manado Tingkatkan Pariwisata Sulut

JAKARTA - Konektivitas udara antara Taiwan dan Indonesia makin diperkuat dengan peluncuran penerbangan carter perdana Taipei–Manado. Maskapai TransNusa dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat, 14 Februari 2026.

Kolaborasi Maskapai, Agen Wisata, dan Pemerintah

Penerbangan carter perdana ini merupakan hasil kolaborasi antara Maskapai TransNusa dan Cocos Tour, didukung Kemenpar RI serta Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Inisiatif tersebut bertujuan memperkuat konektivitas udara ke kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Utara.

Skema carter dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya minat wisatawan Taiwan ke Indonesia. Manado dipilih karena memiliki daya tarik utama di sektor wisata bahari, keindahan bawah laut, serta kekayaan alam dan budaya.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar RI, Ni Made Ayu Marthini, menekankan peran penting konektivitas udara. Penerbangan langsung dari Taiwan ke Indonesia telah lama menjadi kebutuhan pasar yang dinantikan wisatawan mancanegara.

Tren Wisatawan Taiwan ke Indonesia

Berdasarkan data Kemenpar RI, wisatawan Taiwan termasuk dalam 20 besar penyumbang kunjungan wisatawan ke Indonesia sepanjang 2025. Hingga Desember 2025, jumlah kunjungan tercatat 204.704, meningkat 11,65 persen dibanding 2024 yang sebanyak 183.341 kunjungan.

Kehadiran rute Taipei–Manado diharapkan memperkuat ekosistem pariwisata nasional. Selain itu, rute ini membuka peluang investasi dan memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal Sulawesi Utara.

Jadwal Penerbangan dan Armada TransNusa

TransNusa akan mengoperasikan penerbangan pulang-pergi rute Taipei–Manado menggunakan armada Airbus A320. Penerbangan dijadwalkan pada 14, 18, dan 22 Februari 2026, memberikan opsi fleksibel bagi wisatawan.

Rute Manado–Taipei berangkat dari Bandara Internasional Sam Ratulangi pukul 09.00 WITA dan tiba pukul 13.00 waktu setempat. Sedangkan rute Taipei–Manado berangkat dari Bandara Internasional Taoyuan pukul 14.00 dan tiba pukul 18.00 WITA.

Setibanya di Manado, penumpang akan disambut dengan cendera mata Wonderful Indonesia. Kegiatan ini disiapkan oleh Kemenpar RI sebagai bagian dari promosi pariwisata dan sambutan resmi bagi wisatawan.

Dukungan Pemerintah dan Pemerintah Daerah

Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI Taipei, Ruth Evelin Pasaribu, menyebut inaugurasi penerbangan pada 14 Februari 2026 akan dihadiri pejabat penting. Hadir antara lain Vinsensius Jemadu dari Kemenpar RI, Walikota Bitung Hengky Honandar, dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey.

Pembukaan rute ini diharapkan menjadi katalis peningkatan kunjungan wisatawan dari Taiwan. KDEI Taipei juga menargetkan agar layanan carter ini berkembang menjadi penerbangan rutin seiring meningkatnya permintaan pasar.

Ruth menekankan perlunya sinergi berkelanjutan antara maskapai, agen perjalanan, pemerintah daerah, serta kementerian terkait. Hal ini diperlukan untuk memastikan keberlangsungan rute melalui promosi terpadu, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan produk wisata yang kompetitif.

Manfaat Ekonomi dan Pariwisata dari Rute Baru

Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistyo, memberikan apresiasi atas pembukaan rute langsung Taipei–Manado. Ia menilai langkah ini meningkatkan konektivitas kedua negara sekaligus membuka peluang kerja sama di pariwisata, perdagangan, investasi, dan mobilitas masyarakat.

Rute baru ini diharapkan mendorong arus wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara. Dampak positifnya meliputi pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan okupansi hotel, dan penguatan sektor usaha pariwisata.

Penerbangan carter ini menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut Manado. Wisatawan kini dapat melakukan perjalanan lebih cepat dan nyaman dibanding sebelumnya melalui rute transit lain.

Dengan hadirnya penerbangan langsung, Manado semakin mudah diakses dari kawasan Asia Timur. Hal ini juga memberi peluang promosi wisata bahari, budaya lokal, dan event-event khas Sulawesi Utara kepada pasar internasional.

TransNusa mengoperasikan armada Airbus A320 yang dianggap cocok untuk penerbangan jarak menengah internasional. Keandalan armada ini memberi rasa aman dan nyaman bagi penumpang selama penerbangan lintas negara.

Penerbangan ini diharapkan meningkatkan jumlah wisatawan dari Taiwan secara signifikan. Selain itu, rute ini juga membuka peluang promosi wisata Indonesia secara lebih masif di pasar Asia Timur.

Ke depan, keberlanjutan penerbangan carter ini menjadi perhatian utama. KDEI Taipei mendorong maskapai dan pemerintah daerah untuk menjaga kualitas layanan dan mengembangkan produk wisata yang menarik bagi pasar internasional.

Sinergi yang terjalin diharapkan menumbuhkan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Kegiatan promosi terpadu antara pemerintah, maskapai, dan agen perjalanan diyakini akan memperkuat posisi Manado sebagai destinasi utama Indonesia Timur.

Rute penerbangan baru ini juga memberi keuntungan bagi investor dan pelaku usaha lokal. Akses cepat dari Taipei membuka peluang kerjasama bisnis dan investasi di sektor pariwisata, perdagangan, serta industri kreatif.

Secara keseluruhan, peluncuran rute Taipei–Manado menandai era baru konektivitas udara internasional. Langkah ini bukan hanya soal transportasi, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan citra Indonesia di mata dunia.

Masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha kini memiliki pilihan perjalanan lebih efisien. Fleksibilitas jadwal, penerbangan langsung, dan dukungan promosi terpadu membuat rute ini menjadi peluang emas bagi semua pihak.

Terkini