Sinergi Strategis: Wabup Banjar Dorong Layanan BSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Daerah

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:31:10 WIB
Sinergi Strategis: Wabup Banjar Dorong Layanan BSI Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Daerah

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Banjar terus berupaya memperkokoh pilar ekonomi berbasis syariah sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Dalam sebuah pertemuan strategis baru-baru ini, Wakil Bupati (Wabup) Banjar memberikan seruan kuat kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk meningkatkan peran dan layanannya di wilayah Bumi Selamat. Langkah ini diharapkan tidak hanya sekadar menyediakan akses perbankan, tetapi juga menjadi katalisator dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, mulai dari pemberdayaan UMKM hingga pengelolaan dana sosial keagamaan yang lebih produktif di tingkat kabupaten.

Integrasi antara kearifan lokal masyarakat Banjar yang religius dengan sistem perbankan syariah modern dipandang sebagai kunci utama untuk mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berlandaskan prinsip keadilan dan transparansi.

Optimalisasi Akses Keuangan Syariah Bagi Pelaku UMKM Lokal

Salah satu fokus utama dari permintaan Wabup Banjar adalah perluasan jangkauan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kabupaten Banjar memiliki potensi besar pada sektor perdagangan dan kerajinan tangan yang sangat memerlukan dukungan modal berbasis syariah.

"Wabup minta layanan BSI perkuat ekosistem ekonomi syariah di Kabupaten Banjar," menjadi poin sentral dalam mendorong BSI untuk menghadirkan produk-produk pembiayaan yang lebih fleksibel dan terjangkau. Dengan adanya skema bagi hasil yang adil, para pengusaha lokal diharapkan dapat mengembangkan usahanya tanpa terbebani sistem bunga, sekaligus memperkuat struktur permodalan yang lebih tahan terhadap fluktuasi ekonomi.

Digitalisasi Layanan Dan Peningkatan Literasi Keuangan Syariah

Di era digitalisasi perbankan, Wabup Banjar juga menekankan pentingnya modernisasi layanan BSI untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Peningkatan fitur pada aplikasi digital dan penyediaan mesin-mesin layanan mandiri diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi harian secara cepat dan aman.

Namun, teknologi saja tidak cukup. Pemerintah Kabupaten Banjar mengharapkan BSI aktif melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai literasi keuangan syariah. Hal ini penting untuk memberikan pemahaman kepada warga bahwa perbankan syariah memiliki keunggulan kompetitif dan nilai-nilai etika yang selaras dengan gaya hidup masyarakat Banjar.

Kolaborasi Pengelolaan Dana Ziswaf Untuk Kesejahteraan Sosial

Penguatan ekosistem ekonomi syariah juga mencakup optimalisasi pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf). Wabup Banjar melihat adanya peluang kolaborasi antara BSI dengan lembaga-lembaga pengelola zakat daerah untuk mengintegrasikan pengumpulan dan penyaluran dana sosial tersebut melalui sistem perbankan.

Jika dana Ziswaf dikelola secara profesional melalui instrumen syariah yang tepat, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu, renovasi sarana ibadah, hingga dukungan pendidikan bagi santri di berbagai pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Banjar.

Visi Kabupaten Banjar Sebagai Pusat Ekonomi Syariah Di Kalimantan Selatan

Dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap eksistensi BSI merupakan bagian dari visi besar menjadikan Kabupaten Banjar sebagai pusat gravitasi ekonomi syariah di Kalimantan Selatan. Dengan populasi yang besar dan latar belakang budaya islami yang kuat, Kabupaten Banjar memiliki modal sosial yang sangat berharga untuk mengembangkan model ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan bagi institusi keuangan syariah dalam beroperasi, selama kontribusi yang diberikan nyata dirasakan oleh masyarakat luas. Sinergi ini diharapkan menciptakan iklim investasi yang sehat dan penuh berkah di wilayah Kabupaten Banjar.

Terkini