Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Tol Hadapi Libur Panjang Imlek

Minggu, 15 Februari 2026 | 02:52:23 WIB
Jasa Marga Pastikan Kesiapan Layanan Operasional Tol Hadapi Libur Panjang Imlek

JAKARTA - Menghadapi momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah menyiagakan seluruh instrumen operasionalnya guna menjamin kelancaran arus lalu lintas di berbagai ruas jalan tol strategis.

Langkah antisipatif ini diambil mengingat adanya potensi lonjakan volume kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek menuju arah timur (Trans Jawa) dan arah barat (Merak).

Fokus utama Jasa Marga pada periode ini adalah memastikan setiap pengguna jalan mendapatkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan bebas hambatan melalui optimalisasi layanan di gerbang tol, jalur utama, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Optimalisasi Layanan Transaksi Dan Kapasitas Gerbang Tol Utama

Salah satu strategi kunci Jasa Marga dalam meredam antrean di gerbang tol adalah dengan memaksimalkan fungsi gardu tol otomatis. Perusahaan telah menyiagakan personel tambahan untuk membantu proses percepatan transaksi melalui layanan mobile reader di titik-titik rawan kepadatan seperti Gerbang Tol Cikampek Utama dan Kalihurip Utama.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas transaksi secara signifikan sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang memanjang hingga ke jalur utama.

Selain itu, Jasa Marga terus mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan. Integrasi sistem pemantauan trafik secara digital juga memungkinkan pusat kendali Jasa Marga untuk melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional, berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, guna menjaga arus kendaraan tetap mengalir meskipun terjadi peningkatan volume yang cukup drastis di jam-jam puncak liburan.

Kesiagaan Armada Layanan Jalur Dan Pemeliharaan Infrastruktur Tol

Di sisi operasional jalur, Jasa Marga memperkuat kesiagaan armada layanan jalan tol yang terdiri dari mobil derek, ambulans, unit penyelamatan (rescue), dan patroli jalan raya. Seluruh armada ini ditempatkan di titik-titik strategis agar dapat merespons kendala teknis atau kecelakaan dengan waktu tanggap (response time) yang lebih cepat.

Penyiagaan ini sangat krusial mengingat mobilitas masyarakat pada libur panjang cenderung meningkat secara bersamaan dalam periode waktu yang singkat.

Terkait kondisi fisik jalan, Jasa Marga juga memastikan bahwa seluruh perbaikan jalan dan pekerjaan konstruksi di jalur utama dihentikan sementara selama masa libur Imlek. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyempitan jalur yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.

Tim sapu lubang dan unit pemeliharaan tetap disiagakan untuk menangani kerusakan darurat yang mungkin muncul akibat faktor cuaca, sehingga standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol tetap terpenuhi dengan baik.

Manajemen Rest Area Dan Fasilitas Pelayanan Penumpang

Fasilitas tempat istirahat atau Rest Area menjadi perhatian khusus dalam skema pengamanan libur panjang kali ini. Jasa Marga melalui anak usahanya berupaya meningkatkan kenyamanan di rest area dengan menambah jumlah petugas kebersihan dan keamanan.

Pengaturan arus masuk dan keluar di area parkir juga diperketat guna mencegah penumpukan kendaraan yang meluap hingga ke bahu jalan tol, yang sering kali menjadi sumber kemacetan baru.

Jasa Marga juga memastikan ketersediaan suplai air bersih, kecukupan stok BBM di SPBU rest area, serta optimalisasi fasilitas umum seperti toilet dan mushola. Bagi pengguna kendaraan listrik, ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di titik-titik tertentu juga telah dipastikan berfungsi optimal untuk mendukung tren mobilitas ramah lingkungan yang semakin meningkat di tahun 2026 ini.

Digitalisasi Informasi Dan Edukasi Keselamatan Berkendara

Sebagai bentuk layanan informasi yang transparan, Jasa Marga mengoptimalkan penggunaan Dynamic Message Sign (DMS) atau papan informasi digital di sepanjang jalur tol untuk memberikan pembaruan kondisi lalu lintas secara berkala.

Masyarakat juga didorong untuk menggunakan aplikasi Travoy yang menyediakan informasi real-time mengenai estimasi waktu perjalanan, pantauan CCTV, hingga pusat bantuan darurat dalam satu genggaman.

Manajemen Jasa Marga menegaskan bahwa keberhasilan penanganan arus libur panjang ini sangat bergantung pada kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kondisi fisik pengemudi dan kendaraan, tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat, dan selalu mematuhi rambu-rambu kecepatan yang berlaku.

Dengan sinergi antara kesiapan operator dan kedisiplinan pengguna jalan, libur panjang Imlek 2026 diharapkan dapat berjalan dengan tertib dan berkesan bagi seluruh keluarga Indonesia.

Terkini