IHSG Menguat Pasca Libur Imlek Didukung Arus Dana Asing Masuk

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:31:43 WIB
IHSG Menguat Pasca Libur Imlek Didukung Arus Dana Asing Masuk

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, dengan penguatan 1,19% ke level 8.310,23. Kenaikan ini didorong oleh saham-saham perbankan dan energi, seperti BMRI yang melonjak 3,94%, BREN naik 2,81%, serta BBRI menguat 1,32%.

Meski demikian, beberapa saham menekan laju indeks, termasuk DSSA turun 2,99%, BRMS melemah 3,70%, dan TPIA terkoreksi 2,47%. Pergerakan saham ini menunjukkan dinamika pasar yang masih dipengaruhi sentimen tertentu.

Arus Dana Asing dan Aktivitas Investor

Investor asing tercatat agresif melakukan pembelian bersih pada perdagangan kemarin. Di pasar reguler, net buy asing mencapai Rp467,27 miliar, sementara secara keseluruhan di seluruh pasar menembus Rp1,44 triliun.

Secara sektoral, seluruh 11 sektor saham berakhir di zona hijau. Sektor transportasi mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 3,25%, menunjukkan optimisme di beberapa lini industri.

Penguatan IHSG pasca libur Imlek juga didorong arus dana asing masuk serta kenaikan ETF EIDO sebesar 0,28% dan MSCI Indonesia 0,83%. Hal ini berpotensi menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini.

Perkembangan Korporasi Tambang Emas

Merdeka Gold Resources melalui entitas EMAS resmi melakukan penuangan emas perdana (first gold pour) pada 14 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Tambang Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, menandai dimulainya operasi komersial fasilitas peleburan emas perusahaan.

Tambang Emas Pani menggunakan metode heap leach dengan target produksi tahun pertama sebesar 110.000–115.000 ons emas. Target ini lebih tinggi dibandingkan target awal 80.000 ons, menandakan optimisme manajemen terhadap produksi tambang.

Ke depan, EMAS berencana membangun fasilitas Carbon-In-Leach (CIL) berkapasitas 12 juta ton bijih per tahun. Fasilitas ini ditargetkan rampung pada 2028 dan mulai beroperasi paling cepat pada 2029, dengan sasaran produksi mencapai 500.000 ons emas per tahun.

Mandatory Tender Offer Saham NATO

Mercury Strategic Indonesia akan melaksanakan Mandatory Tender Offer (MTO) atas saham Surya Permata Andalan (NATO). MTO ini mencakup maksimal 5,85 miliar saham atau setara 73,13% dari total saham beredar dengan harga penawaran Rp183 per saham.

Periode penawaran berlangsung dari 19 Februari hingga 20 Maret 2026, dengan pembayaran direncanakan pada 30 Maret. Total dana yang disiapkan mencapai Rp1,07 triliun untuk menebus saham tersebut.

Harga penawaran berada di atas rata-rata harga saham NATO selama 90 hari terakhir sebesar Rp162,38 per saham. Meski demikian, harga tersebut masih jauh di bawah harga pasar terakhir yang tercatat Rp650 per saham per 18 Februari 2026.

Aksi MTO dilakukan setelah Mercury menjadi pemegang saham pengendali baru NATO. Perusahaan sebelumnya mengakuisisi 2,15 miliar saham atau 26,87% dari Karunia Berkah Jayasejahtera senilai Rp393,45 miliar.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Berikut beberapa rekomendasi saham yang dihimpun oleh InvestasiKu untuk perdagangan hari ini:

RAJA: Buy 5.200–5.225 | TP 5.400–5.575 | SL 4.890

HUMI: Buy 260–266 | TP 276–288 | SL 248

ADMR: Buy 1.945–1.955 | TP 1.990–2.030 | SL 1.840

LEAD: Buy 194–197 | TP 202–210 | SL 183

ASSA: Buy 1.210–1.220 | TP 1.245–1.265 | SL 1.140

Rekomendasi ini membantu investor menavigasi pasar pasca libur Imlek dan memanfaatkan momentum penguatan IHSG. Pemilihan saham juga mempertimbangkan arus dana asing dan sentimen sektor.

Penguatan IHSG menunjukkan pasar masih optimistis meski ada saham yang terkoreksi. Investor disarankan tetap memantau berita korporasi dan sentimen global untuk keputusan investasi yang tepat.

Dengan kondisi pasar yang beragam, strategi pemilihan saham unggulan dan pemantauan transaksi asing menjadi kunci. Tren ini menunjukkan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dalam beberapa hari mendatang.

Terkini