Analisis Dinamika Pasar Digital Tren Belanja Online Diprediksi Naik Selama Ramadan

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:00:46 WIB
Analisis Dinamika Pasar Digital Tren Belanja Online Diprediksi Naik Selama Ramadan

JAKARTA - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan tahun 2026, para pakar industri dan pelaku pasar memproyeksikan adanya lonjakan signifikan dalam aktivitas perdagangan elektronik (e-commerce).

Tren belanja online diprediksi akan mengalami kenaikan tajam seiring dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung lebih aktif melakukan transaksi digital selama bulan puasa hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Fenomena ini didorong oleh kemudahan akses, beragamnya promo menarik, serta pergeseran gaya hidup masyarakat yang kini lebih mengutamakan efisiensi waktu dalam memenuhi kebutuhan harian maupun persiapan lebaran.

Peningkatan volume transaksi ini tidak hanya terbatas pada sektor fesyen dan perlengkapan ibadah, tetapi juga merambah ke sektor kebutuhan pokok (grocery), peralatan rumah tangga, hingga jasa pengiriman makanan.

Para analis melihat bahwa bulan Ramadan telah bertransformasi menjadi momentum puncak belanja nasional, di mana platform digital menjadi kanal utama bagi masyarakat untuk berburu kebutuhan dengan harga yang lebih kompetitif melalui berbagai kampanye diskon tematik yang diluncurkan oleh para raksasa ritel daring.

Perubahan Perilaku Dan Jam Operasional Pengguna Digital

Salah satu faktor utama yang memicu kenaikan tren ini adalah perubahan jadwal rutinitas masyarakat. Berdasarkan data historis, terjadi pergeseran waktu puncak (peak hours) aktivitas belanja online selama Ramadan:

Waktu Sahur: Terjadi lonjakan trafik internet yang signifikan antara pukul 03.00 hingga 05.00 WIB, di mana konsumen memanfaatkan waktu luang setelah sahur untuk menjelajahi aplikasi belanja.

Waktu Menjelang Berbuka: Aktivitas pencarian barang meningkat kembali di sore hari sebagai bentuk pengalihan waktu menunggu berbuka puasa (ngabuburit).

Efek THR: Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi katalisator terbesar yang mendorong daya beli masyarakat berada di titik tertinggi pada pertengahan hingga akhir bulan Ramadan.

Kategori Produk Paling Dicari Selama Musim Puncak

Meskipun hampir seluruh sektor ritel merasakan dampak positif, beberapa kategori produk diprediksi akan mendominasi keranjang belanja konsumen tahun ini:

Modest Fashion & Beauty: Pakaian muslim, mukena, dan produk perawatan kulit tetap menjadi primadona bagi mereka yang ingin tampil maksimal di hari raya.

F&B dan Hampers: Paket makanan siap saji untuk berbuka serta pengiriman parsel atau hampers untuk kerabat menjadi tren yang terus menguat sebagai bentuk silaturahmi digital.

Perlengkapan Rumah Tangga: Persiapan menerima tamu saat Lebaran mendorong masyarakat untuk memperbarui dekorasi atau peralatan dapur mereka.

Kesiapan Logistik Dan Infrastruktur Pembayaran Digital

Menanggapi proyeksi kenaikan ini, perusahaan logistik dan penyedia sistem pembayaran digital telah melakukan persiapan ekstra.

Ketepatan waktu pengiriman menjadi tantangan utama, mengingat volume paket yang bisa naik berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa. Perusahaan ekspedisi mulai menambah armada dan tenaga kurir guna memastikan pesanan sampai sebelum hari kemenangan tiba.

Di sisi lain, adopsi sistem pembayaran non-tunai seperti e-wallet dan QRIS diperkirakan akan semakin masif. Kemudahan transaksi "sekali klik" yang dibarengi dengan program cashback menjadi daya tarik tambahan yang membuat konsumen semakin nyaman berbelanja secara daring dibandingkan harus mendatangi pusat perbelanjaan fisik yang padat.

Strategi Pelaku Usaha Menghadapi Lonjakan Permintaan

Bagi para pemilik bisnis, tren kenaikan ini merupakan peluang emas sekaligus tantangan dalam menjaga stok barang. Banyak brand mulai menerapkan strategi pemasaran berbasis data untuk memberikan rekomendasi produk yang dipersonalisasi kepada pelanggan.

Inovasi seperti live streaming shopping juga diprediksi akan memegang peranan penting dalam meningkatkan interaksi dan konversi penjualan secara langsung selama Ramadan.

Kenaikan tren belanja online ini pada akhirnya akan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional di tahun 2026.

Masyarakat diharapkan tetap bijak dalam mengatur anggaran belanja agar euforia menyambut hari raya tidak mengganggu stabilitas keuangan pribadi jangka panjang.

Terkini

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Februari 2026 Naik Rp40000

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:29 WIB

Harga Emas Pegadaian 24 Februari 2026 Naik UBS Tembus 3078

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:28 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Naik Ke Rp54.950 Per Gram

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:26 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini Saat IHSG Dibuka Menguat Pagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:25 WIB