JAKARTA - PT Leyand International Tbk. (LAPD) mulai merapikan portofolio bisnisnya menyusul masuknya pemegang saham pengendali baru, PT JSI Sinergi Mas. Perseroan berencana melepas anak usaha yang dinilai tidak lagi sejalan dengan arah pengembangan bisnis ke depan.
Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi grup yang tengah berjalan. Perseroan menyiapkan divestasi PT Rusindo Eka Raya, yang bergerak di distribusi produk konsumen, terutama Fast Moving Consumer Goods (FMCG).
“Dalam evaluasi tersebut kegiatan usaha PT Rusindo Eka Raya dinilai tidak sejalan dengan fokus pengembangan kegiatan usaha utama Perseroan ke depan. Oleh karena itu Perseroan kemungkinan akan melakukan divestasi,” ujar Direktur Utama LAPD Jamal Abdul Nasir Bamadhaj, dalam keterangan resmi, Rabu, 1 April 2026.
Sebagai informasi, pada pertengahan 2023, LAPD membeli 60.333 lembar saham atau 51% saham PT Rusindo Eka Raya. Nilai transaksinya mencapai Rp58 miliar.
Ekspansi dan Akuisisi Aset Baru
Proses penataan ulang tidak berhenti di divestasi. Perseroan tengah menyiapkan ekspansi melalui akuisisi yang lebih selaras dengan strategi bisnis baru, khususnya di sektor energi dan pertambangan.
Perseroan menargetkan seluruh proses restrukturisasi dan aksi korporasi dapat rampung secara bertahap hingga 2027. Langkah ini mencerminkan arah bisnis LAPD yang lebih fokus pada sektor prospektif untuk pertumbuhan jangka panjang.
Sinergi dengan Pemegang Saham Baru
Sejalan dengan perubahan arah bisnis, sinergi dengan JSI Sinergi Mas mulai digencarkan. Kolaborasi ini mencakup transfer teknologi, penguatan jaringan supply chain, serta kerja sama riset dan pengembangan untuk mendorong kinerja operasional.
“Perseroan bersama dengan pengendali baru telah mulai melakukan beberapa langkah sinergi strategis guna meningkatkan kinerja operasional dan pengembangan usaha Perseroan,” tambah Jamal Abdul Nasir Bamadhaj.
Upaya Perbaikan Kondisi Keuangan
Di sisi lain, LAPD menjajaki sejumlah peluang untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. Per September 2025, perseroan masih mencatat akumulasi rugi ekuitas sebesar Rp451 miliar, sehingga aksi strategis menjadi penting untuk stabilisasi finansial.
Opsi yang dibidik termasuk akuisisi perusahaan yang mampu memberikan nilai tambah dan sumber pertumbuhan baru. Salah satu langkah konkret adalah rencana akuisisi perusahaan kontraktor tambang, PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS).
Akuisisi Strategis PT Bersaudara Sinergi Sejahtera
Belum lama ini, LAPD menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat senilai Rp59,43 miliar. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, LAPD akan menguasai hingga 99% saham BSS.
Akuisisi ini strategis karena BSS merupakan kontraktor tambang full service dengan wilayah operasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Langkah ini menegaskan arah baru LAPD di bawah kendali JSI Sinergi Mas, yakni transformasi ke sektor energi dan pertambangan.
Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan baru dan memperbaiki kinerja perseroan dalam jangka menengah hingga panjang. Strategi ini sekaligus membuka peluang ekspansi di pasar energi dan tambang yang lebih prospektif.
Fokus pada Pertumbuhan Jangka Panjang
Dengan restrukturisasi portofolio, divestasi anak usaha, dan akuisisi aset strategis, LAPD menyiapkan fondasi kuat untuk pertumbuhan. Fokus tetap pada sektor energi dan pertambangan yang dinilai memiliki potensi keuntungan lebih tinggi dibanding lini usaha sebelumnya.
Langkah ini juga mencakup penguatan sinergi, optimalisasi supply chain, dan pemanfaatan teknologi terkini. Perseroan optimistis transformasi ini akan memperkuat posisi LAPD di pasar dan mendukung kinerja keuangan yang lebih sehat ke depan.
Dampak Positif Restrukturisasi pada Operasional
Restrukturisasi ini tidak hanya menyasar perbaikan finansial, tetapi juga efisiensi operasional. Penataan ulang lini usaha memungkinkan perseroan fokus pada proyek-proyek yang memberikan margin lebih optimal.
Kolaborasi dengan JSI Sinergi Mas diharapkan meningkatkan produktivitas dan inovasi dalam pengembangan proyek energi dan tambang. Sinergi ini juga membuka akses ke jaringan pasar yang lebih luas dan teknologi mutakhir.
Transformasi Strategis LAPD
Secara keseluruhan, langkah divestasi anak usaha, akuisisi BSS, dan sinergi strategis menegaskan arah baru LAPD. Perusahaan menekankan pada pertumbuhan sektor energi dan pertambangan untuk menciptakan pendapatan baru serta memperbaiki kinerja jangka menengah hingga panjang.
Transformasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang berfokus pada efisiensi, penguatan operasional, dan peningkatan nilai bagi pemegang saham. LAPD menargetkan seluruh proses ini berjalan lancar hingga 2027, membuka peluang untuk ekspansi dan inovasi lebih lanjut.