BNI Tingkatkan Penyaluran KUR 2026 untuk UMKM dengan Strategi Digitalisasi dan Fokus Sektor Prioritas

Selasa, 07 April 2026 | 10:12:23 WIB
BNI Tingkatkan Penyaluran KUR 2026 untuk UMKM dengan Strategi Digitalisasi dan Fokus Sektor Prioritas

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 1,7 triliun hingga Februari 2026. Penyaluran ini telah menjangkau 7.607 debitur dan didominasi oleh sektor perdagangan yang paling banyak menyerap pembiayaan.

Direktur Commercial Banking BNI, Muhammad Iqbal, menyatakan capaian tersebut masih sejalan dengan target yang ditetapkan perseroan. “Secara alokasi proporsional hingga Februari 2026 telah mencapai 104%,” ujarnya.

Kualitas Kredit Tetap Terjaga

BNI menekankan pentingnya menjaga kualitas portofolio KUR meski penyaluran meningkat. Rasio kredit bermasalah (NPL) KUR tercatat sebesar 2,70% hingga Februari 2026, menunjukkan kinerja yang stabil.

“Kinerja ini didorong oleh penguatan pengelolaan manajemen risiko,” jelas Iqbal. Ke depan, BNI menargetkan NPL KUR tetap berada di bawah level tersebut untuk memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga.

Sektor Potensial untuk Penyaluran KUR

Sektor perdagangan, pertanian, industri, dan jasa dinilai masih memiliki potensi besar untuk penyaluran KUR sepanjang tahun 2026. BNI juga fokus mendukung sektor prioritas pemerintah, khususnya terkait ketahanan pangan nasional.

Fokus pada sektor produktif dan prioritas ini diharapkan mendorong pemulihan ekonomi kerakyatan. Strategi tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk memperkuat ekonomi UMKM dan sektor usaha rakyat.

Strategi Digitalisasi untuk Mempercepat Penyaluran

BNI mengoptimalkan digitalisasi dalam proses penyaluran KUR agar lebih cepat dan akurat. Sistem digital membantu menilai kelayakan debitur UMKM dengan lebih efisien dan mengurangi risiko kredit bermasalah.

Selain itu, digitalisasi mendukung pemantauan real-time terhadap portofolio KUR, sehingga perseroan dapat melakukan intervensi cepat jika terjadi potensi masalah. Hal ini menjadi kunci agar pertumbuhan KUR tetap optimal dengan risiko yang terkendali.

Optimisme BNI dalam Penyaluran KUR 2026

Dengan strategi yang selaras dengan program pemerintah dan penguatan proses digital, BNI optimistis penyaluran KUR sepanjang 2026 dapat meningkat secara signifikan. Perseroan menargetkan pertumbuhan optimal tanpa mengorbankan kualitas kredit dan keberlanjutan pembiayaan UMKM.

BNI berkomitmen untuk terus mendorong UMKM agar lebih produktif dan tangguh melalui pembiayaan yang tepat sasaran. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung program prioritas nasional sepanjang tahun 2026.

Terkini