JAKARTA - Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) kini menjadi pelabuhan terbesar di Sumatera Selatan. Posisi strategisnya di Pantai Timur Sumatra membuat pelabuhan ini langsung menghadap Selat Bangka, sehingga menjadi akses utama ke Pulau Bangka.
Pelabuhan ini masuk wilayah administrasi Kabupaten Banyuasin. TAA kini menggantikan pelabuhan lama di Palembang yang terkendala sedimentasi dan pasang surut.
Jadwal Kapal dan Frekuensi Penyeberangan
Keberangkatan kapal feri dari TAA ke Muntok, Bangka Barat, dijadwalkan setiap dua jam sekali. Pada Selasa, 7 April 2026, sepuluh armada disiapkan untuk menampung mobilitas warga dan wisatawan.
Berikut daftar penyeberangan hari ini: Penyeberangan pertama pukul 07.00 WIB oleh Dharma Kartika I, kedua pukul 09.00 WIB oleh Munic XI, dan ketiga pukul 11.00 WIB oleh Mutis. Penyeberangan keempat pukul 13.00 WIB menggunakan Dharma Kartika VIII, kelima pukul 15.00 WIB oleh Dharma Kosala, dan keenam pukul 17.00 WIB oleh Andhika Nusantara.
Selanjutnya penyeberangan ketujuh pukul 19.00 WIB oleh Madani, kedelapan pukul 21.00 WIB oleh Garda Maritim 5, kesembilan pukul 00.00 WIB oleh Dharma Santosa. Pihak pelabuhan mengingatkan jadwal bisa berubah sewaktu-waktu akibat cuaca buruk atau gelombang tinggi di Selat Bangka.
Tarif Tiket Kapal Terbaru 2026
Harga tiket penyeberangan dari TAA ke Muntok dibedakan berdasarkan kategori penumpang dan jenis kendaraan. Penumpang dewasa dikenakan Rp58.100, bayi 0–2 tahun Rp7.400, dan sepeda Rp74.500.
Motor di bawah 500 cc dikenakan Rp138.000, motor di atas 500 cc Rp231.600. Mobil penumpang Rp1.051.200, mobil barang Rp912.221, mobil besar penumpang Rp1.864.200, dan mobil besar barang Rp1.700.200.
Bus penumpang dikenakan Rp3.045.500, kendaraan barang besar Rp2.599.200. Kendaraan panjang 10–12 meter Rp3.093.500, lebih dari 12 meter Rp4.454.800, dan lebih dari 16 meter Rp6.125.000.
Sejarah dan Efisiensi Pelabuhan TAA
Pelabuhan TAA mulai beroperasi penuh pada tahun 2007. Pelabuhan ini menggantikan pelabuhan lama di Sungai Musi 35 Ilir, Palembang, yang mengalami kendala sedimentasi.
Dulu perjalanan ke Muntok memakan waktu hingga 10 jam, kini hanya sekitar 3–4 jam. Letaknya yang strategis membuat TAA menjadi pilihan utama transportasi laut masyarakat Sumatera Selatan, terutama saat musim libur.
Persiapan dan Tips Penumpang
Penumpang disarankan tiba lebih awal untuk menghindari antrean panjang. Selalu cek jadwal terbaru karena perubahan bisa terjadi sewaktu-waktu.
Pastikan kendaraan dan dokumen penumpang sesuai kategori tarif yang berlaku. Bagi wisatawan, memesan tiket lebih awal dapat memastikan keberangkatan sesuai rencana.
Manfaat Ekonomi dan Transportasi
Keberadaan TAA mendorong mobilitas barang dan orang lebih cepat. Rute penyeberangan ini juga membuka peluang ekonomi baru antara Sumatera Selatan dan Pulau Bangka.
Efisiensi waktu dan biaya transportasi membuat pelabuhan ini menjadi penghubung utama antarprovinsi. Hal ini juga berdampak positif bagi pariwisata dan perdagangan lokal.
Harapan Jangka Panjang Pelabuhan TAA
Pelabuhan TAA diharapkan terus mengembangkan armadanya. Dengan jumlah kapal yang memadai, kapasitas penumpang dan kendaraan bisa meningkat, memenuhi kebutuhan masyarakat dan wisatawan.
Peningkatan fasilitas pendukung di pelabuhan juga direncanakan untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang. Dukungan pemerintah dan masyarakat diharapkan menjaga operasional pelabuhan tetap optimal.
Pelabuhan TAA kini menjadi gerbang transportasi laut yang strategis di Sumatera Selatan. Dengan jadwal yang teratur, tarif yang jelas, dan waktu tempuh yang lebih singkat, TAA menjadi pilihan praktis untuk menyeberang ke Pulau Bangka.