JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) memutuskan membagikan dividen dari laba bersih tahun 2025. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 6 April 2026.
Pembagian Dividen dan Dana Cadangan
Total dividen yang dibagikan mencapai Rp 772,4 miliar atau setara 50% dari laba bersih. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 30 April 2026, sesuai keterangan Chief Financial Officer Sylvanus Gani, Selasa, 7 April 2026.
Selain dividen, perusahaan menyisihkan sekitar 1% dari laba bersih sebagai dana cadangan umum. Sisa laba bersih dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi usaha ke depan.
Perubahan Komisaris dan Direksi
RUPST juga menyetujui perubahan susunan Komisaris dan Direksi Adira Finance. Masa tugas Daisuke Ejima sebagai Komisaris Utama dan Honggo Widjojo Kangmasto sebagai Komisaris berakhir sehubungan dengan masa tugas mereka di PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Pengangkatan Nobuya Kawasaki sebagai Komisaris Utama dan Theresia Adriana Widjaja sebagai Komisaris disetujui. Kedua pengangkatan ini efektif setelah persetujuan hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pengangkatan Direksi Baru
RUPST juga mengesahkan pengangkatan Swandajani Gunadi dan Niko Kurniawan Bonggowarsito sebagai Wakil Direktur Utama. Sementara Takanori Mizuno diangkat sebagai Direktur, yang efektif setelah penutupan RUPST.
Langkah ini menunjukkan fokus Adira Finance untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan meningkatkan daya saing perusahaan. Direksi baru diharapkan dapat membawa perspektif dan strategi segar untuk pertumbuhan perusahaan.
Susunan Komisaris dan Direksi Saat Ini
Susunan Komisaris Adira Finance kini dipimpin oleh Nobuya Kawasaki sebagai Komisaris Utama. Komisaris Independen terdiri dari Krisna Wijaya dan Manggi Taruna Habir, sementara Congsin Congcar dan Theresia Adriana Widjaja menjadi Komisaris biasa.
Direksi dipimpin oleh I Dewa Made Susila sebagai Direktur Utama. Wakil Direktur Utama dijabat oleh Swandajani Gunadi dan Niko Kurniawan Bonggowarsito, sementara direktur lainnya adalah Denny Riza Farib, Sigit Hendra Gunawan, Sylvanus Gani K. Mendrofa, Ricky Gunawan, dan Takanori Mizuno.
Strategi dan Dampak Terhadap Perusahaan
Pembagian dividen sebesar 50% dari laba bersih memperlihatkan komitmen Adira Finance dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Perombakan struktur komisaris dan direksi sekaligus memperkuat fondasi kepemimpinan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Langkah-langkah ini sejalan dengan fokus perusahaan pada tata kelola yang baik serta penguatan strategi operasional. Dengan dividen dan manajemen baru, Adira Finance menegaskan posisi sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia.