Bale by BTN Catat 51,5 Juta Transaksi Senilai Rp55,45 Triliun

Jumat, 12 Juni 2026 | 23:46:32 WIB
Bale by BTN milik PT Bank Tabungan Negara (BTN).

JAKARTA - Aplikasi SuperApp Bale by BTN milik PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencatatkan kinerja positif hingga Mei 2026 dengan jumlah pengguna mencapai 4,22 juta. 

Total transaksi pada aplikasi tersebut menyentuh angka 51,5 juta dengan nilai mencapai Rp55,45 triliun, di mana fitur QRIS menjadi transaksi yang paling diminati. 

Basis pengguna Bale by BTN didominasi oleh generasi Milenial (42,4%) dan Gen Z (37,7%).

Sebagai bagian dari transformasi "Beyond Mortgage", BTN memperkuat perannya dalam ekosistem pendidikan melalui kerja sama strategis dengan Universitas Airlangga (UNAIR). 

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menekankan bahwa kolaborasi ini bertujuan memberikan nilai tambah bagi civitas akademika UNAIR melalui penyediaan layanan perbankan yang menyeluruh, mulai dari transaksi hingga solusi digital banking terintegrasi. 

BTN bahkan berencana membuka outlet fisik di kawasan kampus untuk mendukung efisiensi operasional pendidikan dan penelitian.

Dalam kunjungan tersebut, Nixon juga memberikan kuliah umum bertajuk “Financial Glow Up for Gen Z”. Ia menyoroti fenomena doom spending di kalangan Gen Z akibat stres finansial, di mana 64% responden merasakan tekanan ekonomi. 

Nixon mengimbau mahasiswa untuk mengubah pola pikir finansial, memprioritaskan tabungan dan investasi di awal, serta bijak dalam menggunakan instrumen utang. "Melalui literasi keuangan yang baik dan dukungan layanan digital yang inklusif, kita ingin menyiapkan generasi muda yang tidak hanya melek finansial, tetapi juga memiliki daya saing global," tegas Nixon.

Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, integrasi layanan perbankan digital di lingkungan kampus sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa yang lekat dengan teknologi. 

"Kehadiran layanan perbankan yang berbasis digital sangat relevan dengan kebutuhan generasi saat ini," ungkap Madyan. 

Kemitraan ini mencakup pengembangan SDM, riset bersama, hingga pemberdayaan masyarakat, sebagai langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang modern dan inklusif.

Terkini