Benavidez dan Mikaelian Kian Dekat Menuju Duel Unifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:51:31 WIB
David Benavidez. [Foto: laman resmi WBC]

JAKARTA - World Boxing Council (WBC) mengumumkan bahwasanya dua pemegang sabuk juara dunia, David Benavidez dan Noel Mikaelian, semakin mendekati kesepakatan untuk menggelar pertarungan penyatuan gelar (unifikasi) di kelas penjelajah (maksimum 90,7 kg).

"David Benavidez dan Noel Mikaelian dilaporkan sedang dalam proses negosiasi untuk menyelesaikan pertarungan penyatuan gelar," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Benavidez kian memperpanjang rekam jejak menterengnya usai merebut takhta juara dunia di kelas berat yang baru ia jajaki, yaitu kelas penjelajah. 

Petinju bertajuk "The Mexican Monster" tersebut merupakan mantan penguasa kelas berat ringan (79,3 kg) versi WBC dan saat ini menggenggam sabuk juara dunia kelas penjelajah World Boxing Association (WBA) Super serta World Boxing Organization (WBO).

Pencapaiannya menguasai divisi baru itu kian mempertegas predikatnya sebagai salah satu petinju papan atas lintas divisi pada era modern ini.

Di pihak lain, Mikaelian yang berasal dari Armenia masih memegang takhta juara dunia kelas penjelajah WBC dan terhitung sebagai salah satu figur yang amat disegani di kelas tersebut. 

Berbekal kemahiran teknik, pengalaman, serta konsistensi di panggung tertinggi, ia dianggap sebagai rival yang sangat berat bagi siapa saja yang berambisi menguasai divisi kelas penjelajah.

WBC memaparkan bahwa laga yang berpotensi menyajikan pertarungan sengit tersebut bakal memperadukan dua juara papan atas dalam pertarungan yang berdampak besar bagi peta persaingan divisi tersebut kelak. 

Selain mengombinasikan mahkota juara, bentrokan ini juga berpeluang menentukan siapa pemegang takhta tertinggi di kelas penjelajah.

Untuk Benavidez, bentrokan ini akan menjadi momentum guna menambah koleksi mahkota juara dunia sekaligus mengokohkan statusnya di jajaran petinju elite global. 

Hasil positif juga bakal semakin mengesahkan keberhasilannya pascanaik kelas dan langsung sanggup mendominasi di level tertinggi.

Sementara bagi Mikaelian, laga ini menjadi kans emas untuk mempertahankan takhtanya saat bersua salah satu petinju paling cemerlang dan populer di jagat tinju saat ini. 

Jika sanggup menumbangkan Benavidez, hasil manis tersebut bakal menjadi salah satu torehan terbesar sepanjang kariernya sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai raja di kelas penjelajah.

WBC mengimbuhkan, kendati ada beberapa hal detail yang mesti dirampungkan, optimisme terus menguat di kedua belah pihak. 

Seluruh sinyal memperlihatkan bahwa alur negosiasi bergerak ke arah positif sehingga kesepakatan diprediksi sanggup direalisasikan dalam waktu dekat.

Jikalau kedua belah pihak mampu menyepakati poin akhir, pertarungan ini diproyeksikan menjadi salah satu ajang penyatuan gelar paling megah pada 2026.

Pertarungan itu pun berpeluang menyedot atensi masif dari pencinta tinju global lantaran menyajikan pertempuran dua penguasa yang tengah berada di puncak performa dan sama-sama berambisi menjadi raja tunggal di kelas penjelajah.

Terkini