Pertamina dan Swasta Penyesuaian Harga BBM Agustus 2026 di Jabodetabek

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:08:31 WIB
Ilustrasi Petugas SPBU Mengisi Bahan Bakar Minyak.

JAKARTA - Sejumlah penyedia stasiun pengisian bahan bakar umum di wilayah Jabodetabek resmi memberlakukan penyesuaian tarif bahan bakar minyak terhitung sejak 1 Agustus 2026. Langkah ini diambil oleh Pertamina, Shell, BP, dan Vivo dengan pergerakan harga yang bervariasi, baik berupa kenaikan maupun penurunan pada beberapa varian produk.

Di antara jajaran pengelola tersebut, PT Pertamina Patra Niaga mencatatkan penurunan tarif untuk tiga jenis BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax, Pertamax Green 95, serta Pertamax Turbo. Di sisi lain, banderol untuk Dexlite dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan, begitu pula dengan jenis subsidi seperti Pertalite dan Biosolar.

Pada saat yang sama, pihak Shell, BP, dan Vivo turut mengubah tarif sejumlah komoditas BBM mereka. Sebagian varian terpantau melandai, tetapi ada pula yang mengalami kenaikan harga, khususnya pada kategori bahan bakar mesin diesel.

Berikut merupakan rincian lengkap tarif BBM terbaru di kawasan Jabodetabek yang mulai berlaku per 1 Agustus 2026:

Untuk produk Pertamina, Pertamax Turbo (RON 98) kini dipatok Rp 18.300 per liter, melandai dari sebelumnya Rp 19.300 per liter. Pertamax Green 95 berada di angka Rp 16.600 per liter, turun dari Rp 17.000 per liter. Lalu Pertamax (RON 92) menjadi Rp 15.950 per liter dari yang sebelumnya Rp 16.250 per liter.

Sementara itu, varian Pertamina Dex (CN 53) bertahan pada tarif Rp 21.150 per liter dan Dexlite (CN 51) tetap di kisaran Rp 19.700 per liter. Adapun jenis BBM subsidi Biosolar dipasarkan Rp 6.800 per liter serta Pertalite tetap Rp 10.000 per liter.

Dari jaringan Shell, penyesuaian difokuskan pada produk bahan bakar diesel. Shell V-Power Diesel kini disesuaikan menjadi Rp 21.910 per liter, naik dibanding nominal sebelumnya sebesar Rp 21.340 per liter. Adapun tipe Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tercatat belum tersedia di pasaran sejak awal tahun 2026.

Selanjutnya, jaringan BP mengoreksi harga pada tiga varian utamanya. Tipe BP 92 turun menjadi Rp 16.130 per liter dari Rp 16.670 per liter, sedangkan BP Ultimate dipasarkan Rp 16.760 per liter dari harga awal Rp 17.240 per liter. Sebaliknya, BP Ultimate Diesel naik menjadi Rp 21.910 per liter dari sebelumnya Rp 21.340 per liter.

Adapun penyedia Vivo ikut memperbarui jajaran harga untuk beberapa variannya pada Agustus 2026. Revvo 92 terkoreksi turun menjadi Rp 16.130 per liter dari Rp 16.670 per liter dan Revvo 95 menjadi Rp 16.760 per liter dari Rp 17.240 per liter. Sementara itu, Diesel Primus mengalami kenaikan dari Rp 21.340 per liter menjadi Rp 21.910 per liter.

Warga disarankan untuk selalu memantau pembaruan tarif BBM melalui SPBU terdekat atau saluran resmi dari tiap-tiap pengelola, mengingat patokan harga dapat berbeda sesuai dengan wilayah masing-masing.

Terkini