Kartu Kredit BTN Rilis Tahun Depan dan KKB Meluncur Tahun Ini

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:22:04 WIB
Kartu Kredit BTN.

JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) memperkirakan produk kartu kredit terbaru baru akan resmi dirilis pada tahun depan, setelah perseroan menyelesaikan seluruh rangkaian persiapan. Padahal sebelumnya, bank pelat merah ini sempat merencanakan peluncuran kartu kredit pada 2025.

Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar menjelaskan bahwa penundaan peluncuran ini sama sekali tidak berhubungan dengan kondisi sektor ritel ataupun prospek bisnis kartu kredit. Langkah ini diambil murni agar momen peluncuran dapat dilakukan secara matang serta tepat sasaran.

“Kami lihat momentum dulu. Tahun depan, Insya Allah kami yakin [kartu kredit diluncurkan],” kata Hirwandi, dikutip pada Minggu (2/8/2026).

Sebagai catatan, manajemen BTN sebelumnya mematok target bahwa kartu kredit dan fasilitas paylater bisa mengudara paling lambat Desember 2025. Hadirnya dua layanan ritel ini ditujukan untuk menjaga loyalitas nasabah sekaligus mendongkrak frekuensi transaksi bulanan.

Kala itu, Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan mengutarakan bahwa perseroan membidik layanan paylater beserta kartu kredit dapat meluncur pada tahun tersebut atau paling lambat Desember 2025.

“Paylater dan kartu kredit harus tahun ini. Kenapa? Karena itu lifestyle. [Maksimal dirilis] Desember [2025],” kata Rully dalam media briefing di Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025).

Di sisi lain, BTN tetap mematangkan langkah ekspansi menuju lini bisnis kredit kendaraan bermotor (KKB). Perseroan terus berupaya agar produk pembiayaan otomotif ini dapat menyapa nasabah pada tahun ini sebagai pelengkap ekosistem pembiayaan perumahan.

Hirwandi menegaskan bahwa perseroan tidak berniat membangun produk KKB sebagai sebuah layanan tunggal. Sebaliknya, BTN lebih memilih menjalin kemitraan strategis dengan beberapa lembaga keuangan lain untuk memperluas jangkauan pembiayaannya.

“KKB kami upayakan tahun ini, karena itu [KKB] perlu juga bagi masyarakat untuk dia bagaimana memiliki kendaraan dari rumahnya ke tempat kerja,” ungkap Hirwandi.

Ia menilai skema kolaborasi merupakan langkah yang paling ideal untuk merespons dinamika pasar saat ini. Lewat model tersebut, BTN optimistis mampu memenuhi kebutuhan para nasabah sektor perumahan yang juga memerlukan fasilitas kredit kendaraan guna menunjang mobilitas harian.

Terkini