Penjualan Bus Listrik Dongkrak Laba VKTR Jadi Rp10 Miliar di Tahun 2026

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:44:01 WIB
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk atau VKTR resmi mengoperasikan 20 unit bus listrik Completely Knocked Down (CKD) pertama dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40 persen.

JAKARTA — PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) mencatatkan lonjakan kinerja yang mengilap sepanjang enam bulan pertama 2026.

Perolehan laba bersih emiten ini terkerek 25 persen secara tahunan, dipicu maraknya penjualan bus listrik serta pulihnya sektor manufaktur suku cadang.

Berdasarkan laporan keuangan per akhir Juni 2026, perseroan membukukan laba bersih senilai Rp10,08 miliar.

Capaian tersebut terangkat dibanding perolehan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni Rp8,05 miliar.

Pertumbuhan capaian ini selaras dengan penjualan bersih yang melambung 56 persen (year on year/YoY) mencapai Rp646,62 miliar.

Dari sisi efisiensi, laba usaha VKTR melompat drastis dari sebelumnya Rp807 juta menjadi Rp16,02 miliar berkat penataan biaya operasional yang lebih optimal.

Direktur Utama VKTR A. Ardiansyah Bakrie menjelaskan bahwa hasil positif ini merefleksikan ketangguhan strategi bisnis perseroan pada segmen kendaraan listrik komersial dan manufaktur komponen.

“Selain meningkatnya adopsi kendaraan listrik komersial di Indonesia, pemulihan industri otomotif nasional juga turut mendorong peningkatan permintaan terhadap produk komponen otomotif perseroan,” ujar Ardi dalam keterangan resminya, dikutip pada Minggu (2/8/2026).

Sepanjang paruh pertama 2026, perseroan menuntaskan pengiriman 30 unit bus listrik berukuran 12 meter untuk armada TransJakarta.

Realisasi ini melengkapi total 152 unit bus listrik yang telah disuplai VKTR, atau setara 30 persen dari seluruh bus listrik yang mengaspal di rute TransJakarta.

Perseroan juga mengepakkan sayap ke sektor logistik dan korporasi melalui penyerahan kendaraan listrik Transporter LOKON di Malang, Jawa Timur, serta penyediaan armada untuk Kelompok Usaha Bakrie.

Menyongsong paruh kedua 2026, VKTR menggarap pesanan bus listrik secara masif untuk peremajaan angkutan umum di Jawa Tengah yang dijadwalkan meluncur pada kuartal III/2026.

Sebagai langkah menyokong ekspansi, perseroan tengah memproses pendaftaran Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue.

Dana yang terhimpun dari aksi korporasi tersebut bakal dialokasikan untuk memperkuat bisnis entitas anak di bidang penyediaan solusi kendaraan listrik berbasis sewa (Mobility-as-a-Service/MaaS).

Terkini