Cara Efektif Mengatasi Pori-Pori Tersumbat Menurut Ahli

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:17:36 WIB
Ilustrasi wajah berminyak [FOTO: NET].

JAKARTA - Pori-pori yang tersumbat merupakan salah satu problem dermal yang kerap memicu timbulnya komedo, permukaan kulit terasa kasar, hingga jerawat meradang. Gangguan tersebut umumnya dipicu oleh penumpukan minyak alami, sisa sel kulit mati, serta debu kotoran yang menutupi muara pori-pori. 

Dokter spesialis kulit Dr. Nicole Hawkins menerangkan bahwa kondisi cuaca yang lembap dapat memperparah masalah ini lantaran membuat kulit terasa lebih lengket sehingga pori-pori gampang tersumbat.

"Berbagai kondisi, seperti meningkatnya kelembapan udara, dapat membuat kulit menjadi lengket sehingga memicu pori-pori tersumbat," kata Dr. Hawkins, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, pori-pori yang tersumbat juga mempunyai potensi berkembang menjadi jerawat apabila dibarengi dengan inflamasi serta perkembangbiakan bakteri. Di bawah ini adalah sejumlah langkah yang bisa diaplikasikan guna membantu mengatasinya.

7 Cara Mengatasi Pori-Pori Tersumbat

Hindari memencet komedo atau pori-pori yang tersumbat Tindakan memencet komedo sering kali tampak menggoda karena diklaim mampu membersihkan pori-pori secara kilat. Padahal, kebiasaan keliru ini justru menyimpan risiko merusak jaringan kulit serta membuat pori-pori semakin melebar. 

Dr. Hawkins menuturkan bahwa tekanan fisik saat memijat atau memencet kulit berpotensi meregangkan pori-pori sehingga kondisinya semakin sulit pulih. Di samping itu, kondisi tangan yang tidak higienis turut melambungkan potensi infeksi yang memicu timbulnya jerawat meradang. Oleh karena itu, prosedur pembersihan pori-pori semestinya dijalankan secara bertahap menggunakan perawatan yang benar, bukan dengan cara dipencet.

Gunakan bahan aktif Pemanfaatan produk perawatan kulit yang diperkaya kandungan alpha hydroxy acid (AHA) ataupun beta hydroxy acid (BHA) efektif membantu merontokkan tumpukan sel kulit mati penyebab sumbatan pori.

"Saya menyukai AHA seperti asam laktat atau asam glikolat karena tidak terlalu membuat kulit kering. Kandungan ini membantu mengeksfoliasi kulit dan mengurangi komedo secara bertahap," imbau Dr. Hawkins.

Walakin, hasil nyata tersebut tidak bisa instan terlihat dalam semalam, sehingga aplikasinya wajib dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan.

Tambahkan retinol secara bertahap dalam rutinitas Zat aktif retinol turut tercatat sebagai salah satu bahan yang kerap disarankan guna meredakan masalah pori-pori tersumbat. Senyawa ini bekerja dengan cara menstimulasi proses regenerasi sel kulit sekaligus membantu menekan tingkat peradangan. 

Menurut Hawkins, khasiat retinol baru akan tampak nyata seusai diaplikasikan secara konsisten dalam rentang waktu tertentu. Lantaran alasan tersebut, para pemakai dianjurkan memulainya dari takaran frekuensi rendah agar jaringan kulit mempunyai cukup waktu untuk beradaptasi.

Pilih produk berlabel non-komedogenik Ketika menyeleksi produk perawatan kulit maupun kosmetik, pastikan untuk selalu mengecek label non-comedogenic pada kemasan. Varian produk dengan label tersebut diformulasikan secara khusus agar tidak gampang menyumbat pori-pori. 

Aturan ini tidak hanya berlaku bagi pelembap serta serum wajah saja, melainkan mencakup pula produk pelindung surya (sunscreen) dan tata rias wajah. Melalui cara ini, potensi akumulasi sebum serta kotoran di dalam pori-pori bisa ditekan seminimal mungkin.

Kurangi penggunaan produk bertekstur terlalu berat Aneka produk bertekstur sangat pekat, termasuk alas bedak atau foundation berbobot berat, rentan bercampur dengan kelebihan minyak di wajah, terlebih tatkala suhu udara panas serta lembap. Akibatnya, lapisan luar kulit menjadi semakin lengket dan pori-pori pun lebih cepat tertutup. 

Penggunaan formula kosmetik yang lebih ringan terbukti membantu kulit bernapas dengan nyaman sekaligus memangkas risiko timbulnya komedo.

Kenalkan bahan aktif secara perlahan Bagi kalangan pemula, pemakaian senyawa aktif seperti AHA, BHA, maupun retinol sebaiknya tidak langsung dijadwalkan setiap hari. Hawkins menganjurkan agar pengguna melakukan uji coba produk terlebih dahulu pada bagian garis rahang guna mendeteksi potensi reaksi alergi atau iritasi. 

Manakala kulit mampu menerima produk tersebut dengan baik, takaran frekuensi pemakaian baru boleh dinaikkan secara perlahan. Langkah bijak ini ampuh meredam kemerahan sekaligus menjaga pelindung kulit (skin barrier) tetap sehat.

Gunakan pore strip hanya sebagai solusi sementara Plester pengangkat komedo (pore strip) memang diandalkan untuk menyingkirkan komedo hitam secara instan, misalnya tatkala hendak menghadiri agenda penting. Kendati demikian, metode ini hanya menawarkan efek jangka pendek. 

Hawkins menegaskan bahwa pore strip sama sekali tidak berfungsi mencegah pori-pori untuk kembali tersumbat di kemudian hari. Oleh sebab itu, pemanfaatannya wajib diimbangi dengan rutinitas perawatan kulit harian yang konsisten supaya hasil bersihnya bisa bertahan jauh lebih awet.

Terkini