Tinjau Jembatan Krueng Tingkeum, Wapres Dorong Percepatan Pembangunan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:56:31 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melaksanakan agenda peninjauan langsung terhadap jalannya proses pemulihan infrastruktur serta pemenuhan layanan dasar pascabencana di wilayah Provinsi Aceh agar implementasinya di lapangan dapat berjalan secara optimal.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis oleh pihak Sekretariat Wapres dan diterima di Jakarta pada hari Kamis, Wapres Gibran terpantau mendatangi langsung lokasi pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum yang terletak di kawasan Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, pada hari ini.

Infrastruktur Jembatan Krueng Tingkeum sendiri memegang peranan yang sangat vital sebagai urat nadi penunjang mobilitas harian masyarakat Kabupaten Bireuen. 

Meski saat ini telah tersedia fasilitas jembatan darurat yang bisa dilalui kendaraan dengan memberlakukan sistem buka tutup, kehadiran peninjauan Wapres ini bertujuan untuk mendorong percepatan perampungan pembangunan jembatan permanen yang baru agar dapat selesai tepat waktu demi memulihkan kembali arus mobilitas kawasan tersebut secara normal.

Setibanya di titik lokasi proyek, Wapres mendengarkan secara seksama paparan laporan yang disampaikan oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain, mengenai dinamika perkembangan terkini konstruksi jembatan.

Berdasarkan laporan tersebut, progres fisik pembangunan dilaporkan telah menyentuh angka 80,5 persen dan saat ini tengah memasuki fase krusial pemasangan struktur kerangka jembatan. Proyek infrastruktur ini ditargetkan rampung sepenuhnya serta sudah dapat difungsikan secara penuh pada penghujung tahun 2026 mendatang.

"Kami bisa nyambung dan nanti kami fungsionalkan mungkin di akhir Desember. Kami usahakan di akhir Desember tahun ini kami fungsionalkan, Pak Wapres," ujar Zulkarnain.

Merespons penjelasan laporan tersebut, Wapres turut memastikan berbagai aspek teknis pelaksanaan proyek, mulai dari evaluasi kelancaran arus lalu lintas di jembatan sementara hingga perumusan rencana normalisasi infrastruktur penunjang di area sekitar, yang mencakup pula program normalisasi aliran sungai di dekat lokasi proyek.

Wapres mengungkapkan bahwa kedatangannya bermaksud untuk menyaksikan langsung situasi riil di lapangan, memantau secara berkala progres penanganan yang sedang berjalan, serta mendengarkan aspirasi maupun masukan dari warga masyarakat terdampak secara terbuka, agar setiap kebijakan langkah taktis pemerintah benar-benar solutif menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Wapres juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran aparatur pemerintah pusat dan daerah, institusi TNI serta Polri, para relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh elemen warga yang telah bersama-sama bahu-membahu bergotong royong membantu percepatan pemulihan pascabencana.

Bagi Wapres, semangat persatuan gotong royong tersebut merupakan hal yang amat berharga, kendati demikian penyediaan infrastruktur yang aman serta layak pakai tetaplah menjadi kewajiban dan tanggung jawab mutlak negara.

Selepas mendengarkan pemaparan teknis, Wapres menyempatkan diri untuk meninjau langsung kondisi konstruksi fisik jembatan beserta berbagai aktivitas pengerjaan yang sedang berlangsung di area tersebut.

Agenda peninjauan lapangan ini merepresentasikan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap proyek strategis penanganan pascabencana dapat dieksekusi secara optimal, sehingga jalur akses mobilitas warga lekas pulih dan denyut nadi perekonomian masyarakat bisa kembali bangkit.

Dalam lawatan peninjauan tersebut, Wapres tampak didampingi oleh sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.

Terkini