Pemprov NTB Sebut Penjualan Tiket MotoGP Mandalika Capai 42 Persen

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51:32 WIB
Sejumlah pembalap melaju saat balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membeberkan informasi bahwa progres total angka penjualan tiket ajang balap motor bergengsi MotoGP yang dihelat di Sirkuit Mandalika hingga detik ini telah menyentuh angka 42 persen.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, memberikan pengakuan berdasarkan laporan resmi yang diterimanya langsung dari pihak Injourney, di mana rekapitulasi penjualan tiket MotoGP saat ini sudah berada di level 42 persen.

"Progres tiket informasi-nya sudah 42 persen. Itu informasi terakhir yang saya dapatkan dari Injourney," ujarnya di Mataram, Kamis (6/8/2026).

Ia menuturkan sekalipun rentang waktu pelaksanaan perhelatan akbar MotoGP masih menyisakan waktu sekitar satu bulan lagi, namun dirinya menaruh rasa optimisme tinggi bahwa tren angka penjualan tiket akan terus merangkak naik secara progresif hingga tiba hari puncak penyelenggaraan pada tanggal 9 sampai dengan 11 Oktober 2026 mendatang.

"Masih ada waktu untuk menjual tiket meski kami berharap ini bisa cepat lagi, tapi kami juga tidak memaksa karena bicara pasar. Meski begitu ini progres yang bagus kami dapatkan," kata Aulia.

Berdasarkan pandangan Aulia, posisi pemerintah daerah selaku tuan rumah tentu menaruh harapan besar agar tingkat persentase penjualan tiket dapat menyentuh angka maksimal 100 persen. 

Kendati demikian, guna mengakselerasi pencapaian tersebut, pihak penyelenggara diyakini telah menyiapkan strategi pemasaran yang matang, mengingat target jumlah penonton untuk perhelatan MotoGP edisi tahun ini dipatok pada kisaran 140 ribu hingga 150 ribu orang.

"Kalau tahun 2025 itu bisa 140 ribu lebih, kami harap untuk tahun ini bisa lebih dari itu. Tetapi, pada dasarnya bicara target pasti ada hitung-hitungannya. Karena kami beli tiket ini bicara juga tempat duduk. NTB sebagai tuan rumah tentunya progres-nya terus tumbuh, sehingga lebih baik dari tahun lalu, lebih bagus, lebih ramai, dan lebih berdampak (ekonomi)," terangnya.

Berkenaan dengan konsep pelaksanaan agenda MotoGP tahun ini, Aulia menyatakan bahwa secara umum tidak ada perubahan mendasar jika dibandingkan dengan penyelenggaraan pada musim sebelumnya. 

Meskipun demikian, ia menilai bilamana terdapat suatu hal yang berbeda, hal tersebut terletak pada kehadiran dua pembalap muda berbakat asal Indonesia, yakni Veda Ega Pratama yang turun bertanding di kelas Moto3 serta Mario Aji yang berlaga di kelas Moto2, sehingga diyakini mampu memberikan daya tarik magnet penonton yang jauh lebih besar terhadap iven MotoGP di Sirkuit Mandalika.

"Tapi seperti apa teknis-teknis konsep kegiatan yang dilakukan pasti nantinya akan menyesuaikan, salah satunya soal parade pembalap," ujar Aulia.

Lebih lanjut, Aulia memaparkan bahwa dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus kedatangan para penonton, seluruh akses jalur penghubung menuju wilayah NTB wajib dibuka secara luas, utamanya menyangkut aspek konektivitas sektor transportasi. 

Fokus utamanya adalah bagaimana mengoptimalkan moda transportasi udara melalui penambahan frekuensi penerbangan langsung (direct flight) menuju Pulau Lombok yang berasal dari berbagai kota di penjuru tanah air.

"Konektivitas ini pasti akan berdampak, karena akan ada ratusan ribu orang yang akan datang ke Lombok, baik melalui udara, darat, dan laut, khususnya dari daerah lain seperti Yogyakarta," katanya.

Sebelumnya, Asisten 2 Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi NTB, Lalu Moh Faozal, sempat menyampaikan bahwa pihak pemda secara resmi memasang target total kunjungan penonton sebanyak 140 ribu orang yang terakumulasi selama tiga hari penuh rangkaian pelaksanaan iven MotoGP berlangsung.

"Target kami 65 ribu pada hari puncak. Total tiga hari sekitar 140 ribu. Itu target, tapi semoga bisa lebih," ujarnya.

Sebagai catatan historis, tingkat animo jumlah penonton yang menyaksikan langsung perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika sejak pertama kali dihelat pada tahun 2022 menunjukkan tren grafik peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun. 

Tercatat pada perhelatan perdana tahun 2022 jumlah penonton mencapai 102.801 orang, kemudian pada tahun 2023 membukukan angka 102.929 orang. Tren tersebut terus menanjak pada tahun 2024 dengan raihan 121.252 orang, hingga berlanjut pada penyelenggaraan tahun 2025 yang sukses menarik sebanyak 140.324 orang penonton.

Terkini

Bukan Lunasi DBH, Pemda Dapat Bantuan Rp20,5 Triliun

Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:02:02 WIB

Ekonomi Jatim Tumbuh, Kemiskinan Turun ke 9,06%

Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:52:31 WIB

Sumsel Usulkan Jalan dan Jembatan Masuk IJD 2027

Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:44:31 WIB