Harga Emas Hari Ini Menguat, Investor Cermati Sinyal The Fed

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:57:32 WIB
Karyawati memperlihatkan kepingan emas Antam [FOTO: NET].

JAKARTA — Harga emas menguat dalam perdagangan Senin (10/8/2026) ketika pasar mempertimbangkan pelemahan data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) di tengah kenaikan harga minyak, imbal hasil Treasury, serta ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Melansir Kitco, harga emas spot berada di kisaran US$4.358,71 per troy ounce pada perdagangan sore AS, naik 0,4%.

Penguatan tersebut terjadi meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September kembali meningkat setelah sebelumnya anjlok menyusul publikasi data ketenagakerjaan AS.

Data nonfarm payroll Juli 2026 yang dirilis pekan lalu memperlihatkan penurunan 23.000 pekerjaan. Sementara itu, data dari beberapa bulan sebelumnya juga mengalami revisi ke bawah.

Kondisi tersebut sempat membuat probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September turun menjadi 44,4% dari 54,7% sebelum data tersebut dirilis.

Namun, sentimen pasar berbalik pada perdagangan Senin. Probabilitas kenaikan suku bunga September kembali meningkat menjadi 51,7%. Pada saat yang sama, imbal hasil Treasury AS tenor 30 tahun naik 5 basis poin menjadi 5,244%, mendekati level penutupan tertinggi pada 31 Juli sebesar 5,253%.

Pergerakan pasar berikutnya akan dipengaruhi sejumlah rilis data ekonomi AS. Pelaku pasar menantikan data inflasi konsumen atau CPI Juli pada Rabu (12/8), kemudian producer price index (PPI) pada Kamis (13/8), serta data penjualan ritel pada Jumat (14/8).

Di sisi lain, kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor penting yang turut memengaruhi ekspektasi inflasi. Situasi di Selat Hormuz kembali menjadi perhatian setelah posisi terbaru Iran mengurangi optimisme mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran tersebut dalam waktu dekat.

Iran masih menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk kompensasi atas serangan Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar kembali memperhitungkan waktu yang diperlukan untuk memulihkan arus kapal tanker secara normal melalui Selat Hormuz.

Situasi tersebut membuat harga minyak mentah meningkat, imbal hasil Treasury naik, dan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed kembali menguat. Kondisi ini menjadi tantangan bagi emas karena peningkatan imbal hasil dan penguatan dolar AS umumnya menaikkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Namun, emas masih mendapatkan dukungan dari kekhawatiran terkait geopolitik dan inflasi.

Managing Partner Sprott Inc. sekaligus Senior Portfolio Manager dan Chief Investment Officer Sprott Asset Management Maria Smirnova mengatakan, meskipun harga emas terkoreksi dari rekor tertinggi pada Januari, kekuatan makroekonomi dan struktural yang menjadi penopang kedua logam tersebut masih kuat.

Menurutnya, peningkatan utang pemerintah, defisit fiskal yang terus berlangsung, diversifikasi cadangan bank sentral dari dolar AS, serta fragmentasi geopolitik masih menjadi faktor yang mendukung prospek emas.

Smirnova menilai koreksi harga yang berlangsung sepanjang tahun ini merupakan bagian dari siklus pasar dan tidak mencerminkan perubahan terhadap tren kenaikan emas dalam jangka panjang.

“Utang pemerintah yang terus meningkat, defisit fiskal yang persisten, diversifikasi cadangan bank sentral dari dolar AS, serta fragmentasi geopolitik tetap menjadi latar belakang yang mendukung logam mulia,” kata Smirnova seperti dilansir Kitco.

07:30 WIB Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian terpantau sama-sama stagnan atau tidak mengalami perubahan pada perdagangan hari ini, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, emas Antam ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.451.000. Sementara itu, emas Galeri 24 dijual Rp1.400.000 dan emas UBS ukuran 0,5 gram dipatok Rp1.474.000.

Untuk emas Antam ukuran 1 gram, Pegadaian menetapkan harga Rp2.798.000. Emas Galeri 24 dengan ukuran yang sama dibanderol Rp2.669.000, sedangkan emas UBS 1 gram dijual Rp2.729.000.

Selanjutnya, emas Antam ukuran 2 gram dijual Rp5.533.000, emas Galeri 24 dibanderol Rp5.273.000, sedangkan emas UBS ukuran yang sama dipatok Rp5.415.000.

Emas Antam ukuran 5 gram dibanderol Rp13.754.000. Adapun emas Galeri 24 dijual Rp13.087.000, sementara emas UBS dihargai Rp13.381.000.

Untuk emas cetakan Antam dan Galeri 24 ukuran 50 gram, masing-masing dijual Rp136.911.000 dan Rp129.712.000. Sementara itu, emas UBS dibanderol Rp132.565.000.

Harga Emas Antam serta Buyback Hari Ini Selasa 11 Agustus 2026 di Pegadaian:

BeratHarga JualHarga Buyback0,5 gramRp1.451.000Rp1.245.0001 gramRp2.798.000Rp2.490.0002 gramRp5.533.000Rp4.981.0003 gramRp8.274.000Rp7.471.0005 gramRp13.754.000Rp12.452.00010 gramRp27.451.000Rp24.905.00025 gramRp68.497.000Rp61.958.00050 gramRp136.911.000Rp123.917.000100 gramRp273.741.000Rp247.835.000

Harga Emas Galeri 24 serta Buyback Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 di Pegadaian:

BeratHarga JualHarga Buyback0,5 gramRp1.400.000Rp1.249.0001 gramRp2.669.000Rp2.498.0002 gramRp5.273.000Rp4.996.0005 gramRp13.087.000Rp12.490.00010 gramRp26.103.000Rp24.980.00025 gramRp64.908.000Rp62.144.00050 gramRp129.712.000Rp124.289.000100 gramRp259.296.000Rp248.579.000250 gramRp646.647.000Rp618.380.000500 gramRp1.293.293.000Rp1.236.760.0001.000 gramRp2.586.586.000Rp2.473.521.000

Harga Emas UBS serta Buyback Hari Ini, Selasa 11 Agustus 2026 di Pegadaian:

BeratHarga JualHarga Buyback0,5 gramRp1.474.000Rp1.245.0001 gramRp2.729.000Rp2.490.0002 gramRp5.415.000Rp4.981.0005 gramRp13.381.000Rp12.452.00010 gramRp26.620.000Rp24.905.00025 gramRp66.419.000Rp61.958.00050 gramRp132.565.000Rp123.917.000100 gramRp265.026.000Rp247.835.000250 gramRp662.368.000Rp616.530.000500 gramRp1.323.179.000Rp1.233.061.000

08:48 WIB Harga Emas Menguat, Kapan Kembali ke US$5.000?

Berdasarkan data Kitco, harga emas di pasar spot menguat 0,74% atau 32,8 poin menjadi US$4.420,80 per troy ounce pada pukul 08.48 WIB.

Chief Investment Officer (CIO) sekaligus Co-Founder Catalyst Funds dan Portfolio Manager Strategy Shares Gold Enhanced Yield ETF (GOLY) David Miller memperkirakan harga emas pada akhirnya berpotensi kembali menyentuh US$5.000 per troy ounce.

Meski demikian, dia memperkirakan level tersebut baru dapat dicapai dalam waktu sekitar dua hingga dua setengah tahun mendatang.

"Saya pikir Anda bisa melihat harga US$5.000 per ounce, tetapi saya pikir dibutuhkan waktu dua hingga dua setengah tahun untuk kembali ke sana," kata Miller seperti dikutip Kitco, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, kenaikan emas sebelumnya hingga menembus US$5.000 per troy ounce didorong oleh beberapa faktor, di antaranya penurunan suku bunga, meningkatnya permintaan investasi spekulatif, serta pembelian agresif dari bank sentral.

Miller mengatakan tekanan pembelian dari bank sentral memang telah berkurang dibandingkan sebelumnya. Namun, dorongan struktural bagi institusi negara untuk melakukan diversifikasi dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS masih tetap kuat.

Ketegangan geopolitik dan ekonomi telah mendorong sejumlah negara untuk mengevaluasi kembali porsi kekayaan negara yang ditempatkan dalam aset berbasis dolar AS. Kondisi tersebut berpotensi menopang permintaan emas dalam jangka panjang.

Miller memperkirakan China secara khusus masih akan menjadi pembeli emas yang signifikan dalam jangka panjang. Permintaan tersebut, ditambah dengan belanja defisit pemerintah AS yang terus berlanjut, dinilai dapat menjadi penopang penting bagi harga emas.

"Menurut saya, harga emas bisa tumbuh di kisaran satu digit menengah hingga tinggi pada tahun ini," ujarnya.

10:51 WIB Daftar Harga Emas Logam Mulia Antam

Harga emas Antam hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026, tercatat mencapai Rp2,69 juta per gram atau menguat Rp20.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Emas batangan Antam termurah ukuran 0,5 gram kini dibanderol Rp1.405.000.

Mengutip laman Unit Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Selasa (11/8/2026), harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp2.710.000.

Daftar Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Selasa 11 Agustus 2026:

Ukuran (Gram)Harga Jual0,5Rp1.405.0001Rp2.710.0005Rp13.325.00010Rp26.595.00050Rp132.645.000100Rp265.212.000500Rp1.325.320.0001.000Rp2.650.600.000

10:52 WIB Harga Emas Masih Lanjut Menguat

Harga emas masih berpotensi meneruskan penguatan pada perdagangan Selasa (11/8/2026), didukung arus masuk pembeli, indikator teknikal yang solid, serta peningkatan permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian pasar global.

Berdasarkan data Kitco, harga emas di pasar spot tercatat naik 0,62% atau 27 poin menjadi US$4.415 per troy ounce pada pukul 10.48 WIB.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengatakan struktur teknikal emas pada time frame harian masih memperlihatkan tren bullish yang kuat. Harga diperkirakan bergerak menuju area resistance 4.484 hingga 4.592 sebagai sasaran kenaikan selanjutnya.

"Selama indikator Stochastic belum memasuki fase pelemahan atau membentuk sinyal pembalikan arah, peluang kenaikan harga masih tetap terbuka," kata Geraldo dalam risetnya, Selasa (11/8/2026).

Simak berita selengkapnya di sini.

18:29 WIB Harga Emas Melemah Tipis

Harga emas di pasar spot terpantau turun tipis 0,05% atau 1,4 poin menjadi US$4.386,6 per troy ounce pada pukul 18.29 WIB.

Terkini