JAKARTA - Ajang lari internasional Maybank Marathon 2026 mematok target perputaran nilai ekonomi di kawasan Bali mencapai Rp300 miliar, melonjak signifikan jika dibandingkan dengan raihan tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp225,5 miliar.
Peningkatan target tersebut didorong oleh bertambahnya jumlah partisipan serta kenaikan angka rata-rata pengeluaran belanja para pelari.
Perhelatan berskala internasional yang mengambil lokasi di Bali United Training Center, Gianyar, Bali pada 21—23 Agustus 2026 tersebut bakal diramaikan oleh 14.100 pelari yang berasal dari 46 negara, termasuk di antaranya 12 pelari elite internasional. Total peserta ini merangkak naik dari edisi 2025 yang mencatatkan 13.600 peserta.
Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) Steffano Ridwan mengungkapkan bahwa Maybank Marathon 2026 mengusung tajuk "Pace You Forward" dengan merangkul Visa sebagai mitra strategis.
"Tema Maybank Marathon 2026 adalah Pace You Forward. Kami ingin mengajak semua pelari untuk bisa moving forward, memberikan yang terbaik untuk mencapai performa yang lebih baik," katanya dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Steffano menjelaskan, pihak Maybank Indonesia tak sekadar berfokus pada jalannya kompetisi lari semata, tetapi juga berkomitmen menyumbang dampak positif bagi pemerintah daerah, warga lokal, hingga pelestarian lingkungan lewat perpaduan olahraga, pariwisata, serta aspek keberlanjutan.
Project Director Maybank Marathon Bambang Irawan menguraikan bahwa proyeksi perputaran ekonomi senilai Rp300 miliar merupakan hasil kajian internal Maybank Indonesia. Estimasi tersebut tumbuh pesat jika dibandingkan dengan capaian edisi 2024 sebesar Rp164 miliar dan edisi 2025 di angka Rp225,5 miliar.
"Tahun ini tentu kami berharap lebih tinggi lagi mudah-mudahan tembus Rp300 miliar," ujarnya.
Penguatan efek berganda (multiplier effect) ini turut dipicu oleh kenaikan alokasi belanja tiap peserta. Rata-rata pengeluaran belanja pelari meningkat dari Rp9,8 juta menjadi Rp12,5 juta untuk setiap peserta.
Kompetisi Maybank Marathon 2026 terbagi ke dalam tiga kelas perlombaan, meliputi full marathon sejauh 42,195 kilometer, half marathon 21,1 kilometer, serta kategori 10K.
Bambang menegaskan aspek keselamatan serta perlindungan peserta menjadi prioritas utama pada penyelenggaraan tahun ini. Keseriusan ini ditunjukkan melalui penambahan alokasi tim medis dan armada ambulans di sepanjang rute.
Garda tim medis dikerahkan hingga 455 personel, atau naik 30 persen dibanding edisi 2025 sebanyak 350 personel. Sementara itu, unit ambulans yang disiagakan mencapai 68 unit, meningkat 15 persen dari sebelumnya 59 unit.
"Kami juga bekerja sama pecalang untuk memastikan acara kami berjalan tertib, lancar, dan selamat bagi semua pelari," jelasnya.
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung mengapresiasi Maybank Marathon yang kini memasuki penyelenggaraan tahun ke-15 dan sukses menjaga konsistensi mutu ajang tersebut.
"Ini tidak lepas dari tim yang dibentuk oleh Maybank dalam memilih orang-orang yang mau mendedikasikan dirinya, mau berkorban untuk bisa konsisten dan kualitas selalu dijaga," ujarnya.
Menurut Tigor, indikator kesuksesan event maraton tidak cuma diukur sewaktu kompetisi bergulir, melainkan juga dari manfaat bagi masyarakat, pemerintah daerah, hingga tingginya gairah peserta yang menggerakkan cabang olahraga atletik makin populer.
"Pelari jarak jauh makin dikenal tidak lepas dari Maybank Marathon. Orang jadi suka lomba lari," jelasnya.
Di sisi lain, Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari menyampaikan rasa bangganya karena Maybank Marathon menjadi ajang perdananya bertindak sebagai partner title sponsor bagi Visa.
Pada perhelatan ini, Visa bakal menyediakan fasilitas akses cepat (fast track) dalam proses pengambilan racepack serta memberikan deretan kemudahan eksklusif lainnya bagi para pelari.