Semen Indonesia Perkuat Pasokan Pasokan Guna Sokong Pembangunan Aceh

Rabu, 12 Agustus 2026 | 02:32:01 WIB
Ilustrasi Karyawan SIG menyiapkan semen kantong yang siap kirim.

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memacu kapasitas operasional produksi dan alur distribusi semen di wilayah Aceh seiring melonjaknya angka permintaan serta dinamika pasokan setempat.

Kebijakan ini ditempuh demi menjamin ketersediaan komoditas semen bagi kebutuhan masyarakat sekaligus mengakselerasi agenda pembangunan infrastruktur daerah.

Direktur Operasi SMGR Reni Wulandari memaparkan bahwa optimalisasi dilakukan pada unit fasilitas produksi PT Solusi Bangun Andalas yang berlokasi di Lhoknga dan Lhokseumawe, serta melingkupi pengemasan packing plant PT Semen Padang di Malahayati.

Di samping memfokuskan alokasi untuk wilayah Aceh, perseroan membangun kolaborasi intensif bersama para mitra distributor dan armada logistik guna memastikan kelancaran alur pasokan secara teratur dan efisien.

“Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, perseroan juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib meletik dan efisien,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026).

Reni menguraikan bahwa perseroan secara konsisten menggelar pengawasan berkala pada persediaan stok maupun aktivitas operasional lapangan.

Proses evaluasi dijalankan setiap hari sebagai dasar penetapan kebijakan operasional demi menjaga kesinambungan pasokan di berbagai simpul distribusi.

Langkah pengamanan pasokan ini bernilai strategis di tengah eskalasi kebutuhan semen nasional, dibayangi tantangan keterbatasan serta fluktuasi harga bahan bakar yang dihadapi manajemen.

Pihak BUMN ini turut menegaskan komitmen untuk menyokong agenda pemulihan pembangunan di kawasan Aceh, termasuk area yang terjangkir bencana banjir pada akhir 2025, serta wilayah terdampak di Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Sebelumnya, SMGR berhasil mengamankan tren kenaikan volume penjualan sepanjang semester I 2026. Produsen semen pelat merah ini membukukan volume distribusi 18,27 juta ton, terangkat 5,6 persen secara tahunan dari posisi sebelumnya 17,3 juta ton.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menganggap capaian ini sebagai indikator positif di tengah sengitnya kompetisi industri semen. Lonjakan volume disokong oleh penajaman strategi pemasaran, kepastian pasokan barang, serta ekspansi jangkauan pasar.

Vita menambahkan, kanal penjualan ritel tetap memegang peranan krusial sebagai pilar utama bisnis SIG dengan sumbangsih mencapai 70 persen terhadap total pendapatan, sehingga penetrasi pasar ritel bakal terus dipacu ke depan.

Terkini