Harga BBM Nonsubsidi Turun Pelajar Karanganyar Naik Sepeda Listrik

Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:24:02 WIB
Ilustrasi Petugas SPBU Sedang Mengisi BBM.

JAKARTA - Penyesuaian tarif bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali diberlakukan terhitung mulai 1 Agustus 2026.

Jenis BBM yang mengalami penurunan salah satunya yaitu Pertamax (RON 92), yang kini dibanderol Rp15.950 per liter atau terpangkas Rp300 dari posisi harga sebelumnya senilai Rp16.250 per liter.

Kabar pemotongan harga BBM ini menarik perhatian publik, khususnya para pengendara yang rutin mengisi bahan bakar kendaraan.

Kendati harga Pertamax mengalami penurunan, efisiensi yang dirasakan oleh tiap-tiap pengguna jalan tentu berbeda-beda.

Di Karanganyar, seorang siswa bernama Azka memutuskan untuk tetap mengendarai sepeda listrik saat berangkat menuju sekolah.

Azka mengungkapkan bahwa keputusan menggunakan sepeda listrik tidak melulu dipengaruhi oleh fluktuasi harga bahan bakar di pasaran.

Pertimbangan utamanya adalah efisiensi waktu perjalanan tanpa harus membuang durasi mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Daripada harus sibuk antre BBM sebelum sekolah, saya lebih pilih naik sepeda listrik,” ujar Azka.

Ia menilai moda transportasi sepeda listrik jauh lebih efisien serta fleksibel untuk menunjang aktivitas kesehariannya.

Azka cukup memastikan daya baterai kendaraannya terisi penuh sebelum berangkat agar tidak perlu mampir ke SPBU.

“Kalau baterainya sudah penuh dari rumah, tinggal berangkat dan tidak perlu mikir antre bensin,” katanya.

Adapun perincian daftar harga BBM per 13 Agustus 2026 di kawasan DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur meliputi Pertamax Turbo sebesar Rp18.300, Pertamax Green Rp16.600, serta Pertamax Rp15.950 per liter.

Sementara untuk varian bahan bakar lainnya di wilayah Jawa, Pertalite dipatok Rp10.000, Pertamina Dex Rp21.150, Dexlite Rp19.700, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter.

Terkini