Persib Bandung Kembali Pinjamkan Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara

Kamis, 13 Agustus 2026 | 05:43:32 WIB
Persib Bandung [FOTO: NET].

JAKARTA - Persib Bandung kembali memperlihatkan komitmen kuatnya dalam hal membina serta mengembangkan potensi talenta-talenta muda menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026-2027. Jajaran manajemen klub berjuluk Pangeran Biru tersebut resmi mengambil keputusan untuk meminjamkan kembali gelandang muda berbakat mereka, Adzikry Fadlilah, menuju klub Liga 2, Persijap Jepara.

Adzikry Fadlilah dijadwalkan bakal meneruskan petualangan kompetitifnya bersama skuad Laskar Kalinyamat, di mana langkah ini sekaligus mengulangi masa peminjaman serupa yang telah ia jalani pada musim sebelumnya.

Kebijakan transfer yang diambil manajemen pada bursa transfer kali ini merupakan bagian dari langkah taktis strategis Persib Bandung guna menyediakan wadah ruang tumbuh yang jauh lebih ideal bagi para pemain muda binaan mereka. Klub memahami sepenuhnya bahwa proses pematangan karier seorang atlet profesional tidak cukup hanya bertumpu pada porsi latihan di internal tim saja, melainkan sangat membutuhkan jam terbang serta ujian mentalitas secara langsung lewat atmosfer pertandingan resmi yang kompetitif.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menerangkan bahwa kebijakan peninjauan ini diputuskan setelah melalui serangkaian proses analisis dan pertimbangan yang matang. Evaluasi terhadap grafik perkembangan sang pemain, penyesuaian skema kebutuhan taktik pelatih, hingga proyeksi jaminan menit bermain menjadi pilar utama di balik keputusan peminjaman tersebut.

Mengejar Menit Bermain Reguler

Sebelum kesepakatan peminjaman ini menemui titik terang secara resmi, pihak manajemen klub bersama jajaran tim pelatih telah lebih dulu melaksanakan sesi diskusi mendalam bersama sang pemain gelandang muda itu.

Peluang emas untuk tampil merumput secara reguler di Jepara dinilai memegang peranan sangat vital guna mengasah ketajaman mental bertanding sekaligus meningkatkan kapasitas kemampuan teknisnya di panggung sepak bola profesional.

"Kami tentu senang melihat perkembangan dan kontribusi positif Adzikry selama menjalani masa peminjaman bersama Persijap musim lalu," ujar Adhitia dikutip dari situs resmi klub, Kamis (13/8/2026).

"Pengalaman tersebut memberikan manfaat yang baik bagi proses perkembangannya."

"Karena itu, ketika Persijap kembali menyampaikan ketertarikannya, kami melihat ini sebagai kesempatan yang tepat bagi Adzikry untuk melanjutkan proses tersebut."

Lebih lanjut, ia memberikan penegasan mengenai betapa krusialnya faktor pengalaman bertanding bagi amunisi-amunisi muda agar kelak siap mental tatkala harus menghadapi ketatnya persaingan kompetisi di level level tertinggi.

"Kami melihat bahwa saat ini Adzikry memiliki peluang untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan peran yang lebih besar di Persijap," imbuhnya.

"Bagi pemain muda, pengalaman bermain secara reguler dalam kompetisi sangat penting untuk membangun kepercayaan diri, konsistensi, kemampuan mengambil keputusan, sekaligus memahami tuntutan sepak bola profesional."

Bagian dari Proyeksi Jangka Panjang

Meskipun harus kembali menjalani masa peminjaman ke klub lain, bukan berarti nama sang pemain dicoret dari cetak biru perencanaan masa depan tim kebanggaan mayoritas pendukung setia Bobotoh tersebut. Kebijakan ini justru dirancang secara sistematis agar sang pemain pulang dalam kondisi fisik dan mental yang jauh lebih matang ketika waktunya tiba untuk ditarik kembali memperkuat skuad utama.

"Kami berharap Adzikry dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," ujar Adhitia Putra Herawan melanjutkan.

"Fokus kami bukan hanya pada berapa banyak pertandingan yang dimainkan, tetapi juga bagaimana ia berkembang sebagai pemain dan pribadi."

"Ketika nantinya kembali ke Persib, kami berharap dia datang dengan pengalaman, kematangan, dan kesiapan yang lebih baik untuk bersaing," tegasnya.

Sebagai produk lulusan akademi Elite Pro Academy (EPA), rekam jejak perjalanan karier Adzikry terus menunjukkan grafik menanjak hingga akhirnya berhasil menembus skuad tim senior pada musim kompetisi 2023-2024. Jam terbang kompetitifnya pun semakin teruji usai dipercaya tampil dalam tiga edisi beruntun turnamen pramusim, termasuk keterlibatannya tatkala membantu tim melaju hingga babak final Piala Presiden 2026, meski akhirnya harus puas finis sebagai runner-up usai takluk di tangan Persebaya Surabaya lewat drama adu penalti.

Kini, tim pelatih dipastikan bakal terus memantau secara berkala progres grafik performa sang pemain selama berkarier di Jepara. Langkah strategis ini diharapkan mampu menjelma sebagai bentuk investasi berharga bagi kelanjutan masa depan kariernya, sekaligus mengoptimalkan sistem regenerasi pemain muda internal klub demi mempersembahkan kontribusi maksimal bagi tim di tahun-tahun mendatang.

Terkini