Ini Alasan Pemilik Samsung S26 Layak Beralih ke Galaxy Z Fold8 Series

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:43:02 WIB
Samsung Galaxy S26.

JAKARTA - Pengguna Samsung Galaxy S26 memiliki sejumlah alasan untuk mempertimbangkan perpindahan ke Galaxy Z Fold8 atau Galaxy Z Fold8 Ultra.

Meski Galaxy S26 sudah menawarkan kamera, baterai, dan performa kuat berkat Snapdragon 8 Elite Gen 5, desain konvensional membuat ruang kerja perangkat tetap terbatas.

Galaxy Z Fold8 Series menawarkan layar lipat berukuran besar yang memberikan area kerja lebih luas.

Format ini juga memungkinkan pengguna menjalankan multitasking hingga tiga jendela sekaligus, sehingga aktivitas seperti bekerja, membuka aplikasi, dan menikmati konten dapat dilakukan dengan lebih fleksibel.

Keunggulan lain terletak pada kemampuan perangkat menjadi penyangga mandiri untuk mengambil foto maupun video.

Fitur tersebut membuat Galaxy Z Fold8 memiliki fleksibilitas yang sulit ditawarkan smartphone dengan desain konvensional seperti Galaxy S26.

Salah satu keuntungan terbesar Galaxy Z Fold adalah ukuran layar ketika perangkat dibuka. Galaxy S26 Ultra memiliki layar 6,9 inci, sedangkan Galaxy Z Fold8 mencapai 7,6 inci dan Galaxy Z Fold8 Ultra mencapai 8 inci.

Layar tersebut memungkinkan pengguna menggabungkan fungsi smartphone dan tablet dalam satu perangkat. Saat dilipat, perangkat tetap dapat digunakan seperti ponsel biasa untuk membalas pesan atau mengecek notifikasi.

Ketika dibuka, layar yang lebih luas dapat digunakan untuk menjelajah internet, menonton video hingga mengedit dokumen.

Kondisi ini dapat mengurangi kebutuhan membeli dua perangkat secara terpisah. Galaxy S26 sebenarnya sudah memiliki fitur Multi Window untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.

Namun, layar 6,9 inci membuat dua aplikasi yang dibuka bersamaan terasa lebih sempit, terutama ketika pengguna harus menyalin informasi sambil menggunakan keyboard.

Galaxy Z Fold menawarkan ruang yang lebih lega sehingga pengguna dapat menjalankan hingga tiga jendela sekaligus. Pengalaman tersebut semakin praktis jika dipadukan dengan keyboard Bluetooth karena ruang layar tidak banyak terpotong oleh keyboard virtual.

Bagi pengguna yang sering bekerja dari smartphone, kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan utama untuk mempertimbangkan perangkat foldable.

Layar besar juga membuat Galaxy Z Fold lebih nyaman digunakan untuk membaca buku, komik, artikel panjang maupun dokumen PDF.

Halaman bacaan menjadi lebih lega sehingga pengguna tidak harus terlalu sering memperbesar tampilan. Pengalaman tersebut memang belum sama dengan perangkat e-reader yang menggunakan layar e-ink.

Namun, keunggulan Galaxy Z Fold adalah pengguna tidak perlu membawa perangkat tambahan hanya untuk membaca.

Format layar lipat juga memberikan keuntungan ketika membaca komik karena bidang tampilan yang lebih luas dapat menampilkan lebih banyak bagian halaman secara bersamaan.

Keunggulan lain Galaxy Z Fold terletak pada bentuk fisiknya. Perangkat dapat ditekuk sebagian dan diletakkan di permukaan sehingga bisa berfungsi seperti tripod tanpa aksesori tambahan.

Fitur tersebut berguna ketika pengguna ingin mengambil foto dari sudut tertentu atau melakukan foto grup tanpa harus meminta orang lain memegang kamera.

Fitur Dual Preview membuat layar eksternal dapat menampilkan komposisi foto kepada orang yang sedang difoto, sementara pengguna tetap mengendalikan kamera melalui layar utama.

Galaxy Z Fold juga dapat digunakan dalam posisi setengah terbuka untuk menonton video, melakukan panggilan maupun menggunakan perangkat secara hands-free.

Format tersebut membuat pengguna tidak selalu membutuhkan dudukan tambahan. Namun, Flex Mode pada generasi terbaru hanya tersedia di Galaxy Z Fold8 Ultra, sementara Samsung menghapus kemampuan tersebut dari Galaxy Z Fold8 standar.

Terkini