Alasan Unik Suvenir Kelereng dan Karet di Perayaan HUT Ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 18:45:32 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membeberkan maksud serta filosofi di balik pemilihan jenis permainan tradisional seperti kelereng dan karet gelang yang sengaja dimasukkan sebagai bagian dari komponen suvenir bagi para tamu peserta Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin ini.

Prasetyo mengungkapkan bahwa suvenir berupa kelereng dan karet tersebut dihadirkan dengan tujuan agar masyarakat luas, terkhusus kalangan generasi muda masa kini, senantiasa mengingat kembali aneka ragam permainan tradisional yang telah lama mengakar menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia.

"Maknanya sebenarnya supaya kami ada mengingat juga hal-hal yang menjadi tradisi-tradisi kami selama ini, menjadi budaya-budaya kami," kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, menurut penjelasan Prasetyo, penyertaan unsur permainan tradisional dalam cenderamata tersebut sangat selaras dengan grand desain konsep perayaan HUT Ke-81 RI yang memang sejak awal dirancang agar lebih banyak menonjolkan ragam kebudayaan serta kesenian lokal nusantara.

"Memang sejak awal kami selaku Ketua Panitia Perayaan HUT tingkat pusat, bersama dengan ketua panitia kami mengonsep acara peringatan itu dengan lebih banyak menampilkan budaya-budaya dan kesenian-kesenian yang kami miliki," terangnya.

Prasetyo menekankan bahwa pengusungan konsep budaya tersebut dihadirkan bukan sekadar demi meramaikan kemeriahan pesta perayaan hari kemerdekaan semata, melainkan juga sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga serta melestarikan warisan tradisi leluhur Indonesia agar terus eksis dan dikenal oleh generasi-generasi penerus di masa depan.

"Semata-mata untuk menjaga semua tradisi kami dan melestarikan kepada generasi-generasi yang akan datang," sambungnya.

Sebagai informasi tambahan, di luar isi paket suvenir berupa kelereng dan karet tradisional tersebut, para peserta upacara di Istana Merdeka turut mendapatkan sejumlah cenderamata fungsional lainnya, seperti topi, kaos eksklusif, serta handuk.

Terkini