Pertamina Terjunkan Bantuan dan Amankan Energi Pascagempa di NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:10:01 WIB
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri membantu korban bencana gempa di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (17/8/2026). Di tengah suasana duka, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri meninjau lokasi secara langsung sembari menyerahkan logistik bantuan.

Di samping memantau penanganan bencana, Simon bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Fuel Terminal (FT) Reo, NTT, yang menjadi salah satu titik terdampak sekaligus pusat operasional Pertamina.

“Atas nama keluarga besar Pertamina, saya menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa serta keprihatinan kepada seluruh masyarakat terdampak. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Pertamina hadir langsung untuk mendukung percepatan penanganan bencana, dengan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga sebagai prioritas utama. Masyarakat NTT tidak sendiri,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).

Menanggapi bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 tersebut, Pertamina Group segera mengambil tindakan pada dua fokus utama, yakni mengamankan pasokan energi dan mencukupi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Untuk mengawal ketersediaan pasokan BBM dan gas, Pertamina mengintensifkan koordinasi bersama instansi terkait. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengutarakan bahwa perusahaan mengerahkan seluruh armada teknis agar pengiriman energi dan logistik kemanusiaan berjalan tanpa hambatan.

Pembenahan sarana kelistrikan dan bahan bakar dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan prinsip keselamatan kerja. Bantuan disebar menyesuaikan pemetaan kondisi di lapangan demi memberikan manfaat optimal bagi warga.

“Hingga saat ini, sebagian besar SPBU di Flores telah kembali beroperasi dan layanan lainnya dipulihkan secara bertahap dengan keselamatan sebagai prioritas. Melalui Pertamina Peduli, bantuan kebutuhan dasar, kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan energi darurat telah disalurkan serta akan terus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” kata Baron.

Memasuki hari kedua pascagempa, dukungan logistik yang disalurkan Pertamina meliputi tenda darurat, perlengkapan medis, dan bahan pangan pokok. Pihak perusahaan juga menjamin ketersediaan LPG untuk kebutuhan rumah tangga serta BBM tetap mencukupi.

Guna mengakselerasi pemulihan di Flores, Pertamina menyuplai pasokan solar bagi armada alat berat yang membersihkan material longsor di jalur Trans-Flores Ende–Bajawa agar akses transportasi kembali terbuka.

Selain itu, Pertamina merespons laporan kendala pasokan BBM di Nagekeo lewat tindakan cepat Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, sembari mengamankan stok Avtur di Bandara Labuan Bajo dan Maumere untuk kelancaran penerbangan evakuasi.

“Bencana ini tidak dapat ditangani sendiri-sendiri. Inilah waktunya kami saling menguatkan agar bantuan tepat sasaran dan pemulihan berjalan lebih cepat. Semangat saling menguatkan inilah makna nyata ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, sebagaimana tema HUT ke-81 RI. Pertamina akan terus mendampingi masyarakat, menjaga energi tetap bergerak, bantuan terus sampai, dan harapan tetap menyala,” tutup Baron.

Terkini