Dukung KDMP, Pertamina NRE Optimalkan PLTS di Pulau Sembur

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:24:01 WIB
Masyarakat melakukan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PLTS Pulau Sembur, Batam, Senin (17/8/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) memaksimalkan pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang didirikan di Pulau Sembur, Batam, dalam rangka pengembangan PLTS Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyebutkan bahwa PLTS tersebut mengusung kapasitas 1 MWp yang ditopang baterai 1 MWh dan diproyeksikan mampu menjadi bagian penting dari aktivitas serta pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

“Bagi kami, energi bukan hanya tentang menghasilkan listrik. Yang lebih penting adalah bagaimana listrik tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung aktivitas mereka. Diharapkan kehadiran listrik secara kontinu dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Pulau Sembur,” kata John.

Pembangunan PLTS Pulau Sembur dilakukan lantaran wilayah itu sebelumnya masih bergantung pada mesin genset yang dinilai cukup memberatkan kondisi finansial masyarakat.

Proyek energi bersih ini dirancang guna menopang kebutuhan sekitar 200 kepala keluarga sekaligus mendorong kegiatan ekonomi warga lewat peran koperasi, salah satunya melalui penyediaan pabrik es berkapasitas 4 ton per hari serta gudang pendingin.

“Dengan tersedianya fasilitas seperti penyimpan berpendingin (cold storage) dan pembuat es (ice maker), masyarakat nelayan dapat menjaga kualitas hasil tangkapan lebih baik dan mengembangkan usaha ikannya,” kata John.

Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI menjadi sejarah baru saat warga setempat untuk pertama kalinya melangsungkan upacara bendera dengan pasokan aliran listrik dari PLTS.

John menyampaikan, peristiwa itu menjadi gambaran nyata pemanfaatan energi terbarukan yang kini telah hadir dan dapat dinikmati di pulau tersebut.

Mulai dari perangkat pengeras suara yang mengumandangkan lagu Indonesia Raya hingga seluruh rangkaian upacara yang diikuti para siswa, daya dari energi matahari telah menyatu dalam perayaan kemerdekaan warga Pulau Sembur.

“Yang kami harapkan bukan hanya listriknya menyala, tetapi masyarakat bisa semakin banyak melakukan kegiatan dan mengembangkan usahanya. Kalau kemudian listrik itu juga bisa digunakan untuk kegiatan seperti upacara hari ini, tentu menjadi hal yang membanggakan bagi kami,” kata John Anis.

Terkini