HATM Siapkan Private Placement 868 Juta Saham untuk Tambah Armada Kapal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16:01 WIB
Truk kontainer melintas di antara tumpukan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok.

JAKARTA - PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) berencana melangsungkan aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 868 juta saham. Langkah ini dieksekusi guna memperkuat permodalan serta menopang ekspansi armada kapal.

Corporate Secretary HATM Antonius Limbong mengonfirmasi bahwa rencana aksi korporasi tersebut bakal dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Agustus 2026.

“Perseroan berencana untuk melakukan PMTHMETD dalam rangka memperoleh tambahan dana untuk memperkuat struktur permodalan dengan melepas sebanyak-banyaknya 868.000.000 saham, atau maksimal 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh,” dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (20/8/2026).

HATM saat ini mencatatkan total 8,68 miliar saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Dengan demikian, jumlah saham baru yang akan dilepas melalui private placement disetujui maksimal 10 persen atau setara 868 juta lembar dengan nilai nominal Rp50 per saham.

Manajemen menegaskan bahwa penetapan harga pelaksanaan PMTHMETD akan mengacu pada ketentuan pasar modal yang berlaku, yakni paling rendah 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham perseroan di pasar reguler selama 25 hari bursa berturut-turut sebelum tanggal permohonan pencatatan saham tambahan.

Setelah memperoleh lampu hijau dari RUPSLB, pelaksanaan private placement ini ditargetkan tuntas paling lambat pada akhir Desember 2026.

Seluruh perolehan dana dari aksi korporasi ini setelah dikurangi biaya emisi akan dimanfaatkan untuk belanja modal (capex), terutama penambahan unit armada kapal baru, atau opsi pembayaran pinjaman perbankan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh saham baru akan diserap oleh PT Multi Sarana Nasional (MSN) sebagai pihak terafiliasi. MSN menilai HATM memiliki prospek pertumbuhan yang solid dan meyakini keterlibatannya mampu mengakselerasi ekspansi perseroan dalam jangka panjang.

“HATM melihat bahwa struktur permodalan PT Multi Sarana Nasional sebagai pihak terafiliasi lebih siap untuk mendukung aksi korporasi Perseroan dalam waktu dekat,” demikian tertulis dalam keterbukaan informasi.

MSN merupakan badan hukum yang berbasis di Pekanbaru, Riau, di mana jajaran direksi dan komisarisnya diisi oleh jajaran manajemen HATM, seperti Hasanul Arifin Hasibuan dan Cosmas Kiardi. Adapun Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari MSN meliputi Benny, Cosmas Kiardi, serta Hasanul Arifin Hasibuan.

Perseroan mencatat bahwa aksi penambahan modal ini merupakan private placement perdana yang pernah dilakukan oleh HATM. Penguatan permodalan dinilai sangat mendesak seiring pesatnya perkembangan skala bisnis perusahaan.

Agenda RUPSLB sendiri telah diawali dengan pengumuman pada 15 Juli 2026 dan pemanggilan pemegang saham pada 30 Juli 2026. Pasca-RUPSLB 21 Agustus 2026, ringkasan risalah akan disampaikan pada 26 Agustus 2026, disusul penyerahan risalah lengkap kepada OJK serta BEI pada 18 September 2026.

Terkini