Korban Luka Berat Gempa NTT Dievakuasi Helikopter Basarnas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:44:02 WIB
Basarnas meneruskan proses evakuasi medis terhadap dua orang korban bencana gempa bumi yang menderita luka berat serta mendesak penanganan medis secepatnya di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan memanfaatkan armada helikopter [FOT

JAKARTA - Basarnas meneruskan proses evakuasi medis terhadap dua orang korban bencana gempa bumi yang menderita luka berat serta mendesak penanganan medis secepatnya di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan memanfaatkan armada helikopter.

Deputi Bidang Operasi dan Siaga Basarnas, Edy Prakoso, melalui keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta pada hari Jumat, menyampaikan bahwa helikopter jenis Dauphin AS 365 N3+ milik Basarnas sukses mendarat pagi ini guna menjemput para korban di Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur.

"Mereka dua lansia yang mengalami cedera berat berdasarkan pemeriksaan awal tim medis Kementerian Kesehatan yang bertugas di lokasi," kata dia.

Basarnas mengonfirmasi bahwa korban pertama merupakan seorang pria berumur 81 tahun yang disinyalir mengalami cedera pada bagian tulang belakang, sementara korban kedua merupakan seorang wanita berusia 71 tahun dengan indikasi patah tulang dasar tengkorak.

Kedua korban tersebut sebelumnya telah dipindahkan dari area pengungsian menuju posko terpadu terdekat dari wilayah desa mereka pada hari Kamis (20/8) oleh regu penolong dari Kantor SAR Maumere bersama elemen SAR gabungan lainnya.

Kendati demikian, akibat hambatan teknis di lapangan serta dengan mengutamakan aspek keselamatan bersama, kelanjutan proses pemindahan kedua korban dari Lamba Leda menuju Labuan Bajo yang hanya dapat ditempuh via helikopter baru mampu dilaksanakan hari ini.

"Kedua penyintas tersebut akan diterbangkan menuju Bandara Komodo dan langsung dirujuk ke RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo, untuk mendapatkan penanganan medis intensif," kata Edy, yang memimpin langsung pelaksanaan evakuasi medis tersebut dari Manggarai Timur.

Di samping itu, ia turut menegaskan bahwa seluruh personel Basarnas tetap bersiaga di wilayah NTT guna memberikan pertolongan yang diperlukan warga, mencakup penyaluran bantuan logistik bahan pangan serta perlengkapan posko pengungsian ke titik-titik daerah terdampak.

"Kami siap melakukan upaya pencarian, pertolongan, dan pelayanan kemanusiaan melalui jalur darat maupun udara guna memastikan seluruh masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat, tepat, dan optimal," kata Edy.

Terkini