PLN Hadirkan Promo Merdeka Daya Diskon Tambah Daya 50 Persen Agustus 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 02:11:02 WIB
PT PLN (Persero).

JAKARTA - PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial bertajuk "Merdeka Daya" berupa potongan harga 50 persen untuk biaya penyambungan tambah daya listrik bagi para pelanggan.

Program yang diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan kapasitas daya listrik lebih besar tanpa terbebani biaya normal.

Lewat program diskon ini, pelanggan diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan berbagai perangkat elektronik di rumah secara lebih leluasa dan hemat biaya.

Manager ULP Sampang, Makhfud Rasidi, menyampaikan bahwa program promo ini menjadi bentuk kepedulian nyata dari PLN guna mendukung kelancaran aktivitas ekonomi serta produktivitas masyarakat.

Makhfud Rasidi turut mengimbau masyarakat Sampang agar bisa segera mengambil kesempatan ini mengingat batas waktu promo serta kuota yang disediakan terbatas.

"Kami ingin memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat bisa menikmati listrik dengan daya yang cukup, sehingga kenyamanan beraktivitas di rumah meningkat tanpa khawatir kekurangan daya listrik," ujar Makhfud Rasidi ketika dialog di studio RRI Sampang di program Dialog khusus Sampang siang ini, Kamis (20/8/2026).

Pada kesempatan sama, Manager ULP Blega, Nur Laili Sulistyawan, menegaskan bahwa skema pengajuan tambah daya pada promo "Merdeka Daya" dipastikan sangat praktis.

Masyarakat tidak perlu datang dan mengantre di kantor pelayanan karena seluruh tahapan pendaftaran hingga proses pembayaran bisa diakses langsung via aplikasi PLN Mobile.

Nur Laili Sulistyawan menambahkan, kesiapan personel di lapangan telah disiagakan guna memastikan percepatan proses penyambungan usai pelanggan menyelesaikan pembayaran klaim voucer diskon.

Melalui kolaborasi antar-ULP di Madura, PLN berharap stimulus diskon tersebut mampu mendorong tingkat konsumsi listrik yang positif sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat setempat.

Terkini