Panduan Layering Pakaian di Cuaca Panas Agar Nyaman dan Anti Gerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:48:01 WIB
Ilustrasi Orang Menggunakan Busana Layering.

JAKARTA - Memadukan beberapa tumpuk pakaian atau yang populer dengan istilah teknik layering di tengah cuaca terik sekilas tampak kurang tepat. Namun, bagi sebagian kalangan, mengenakan busana berlapis tetap menjadi kebutuhan demi menunjang penampilan sekaligus menyesuaikan agenda harian yang padat.

Kunci utamanya terletak pada kecermatan dalam menentukan setiap helai lapisan busana.

Aktris sekaligus kreator konten Tantri Namirah menyebutkan, pemilihan bahan yang ramah di kulit, berdaya serap keringat tinggi, serta fleksibel untuk berbagai acara menjadi patokan penting sewaktu merancang padu padan.

Berikut adalah uraian panduan lengkapnya.

Di tengah gempuran cuaca panas, busana yang berbobot ringan di tubuh wajib dijadikan sebagai fondasi utama sebelum melapisinya dengan pakaian lain.

Tantri merekomendasikan pemakaian bahan yang adem serta sigap menyerap keringat supaya tubuh senantiasa leluasa bergerak dari pagi hingga malam hari.

"Tips layering anti gerah pakai baju yang paling nyaman, pakai baju yang cepat nyerap keringat dan pakai baju yang menurut aku bahannya itu bisa daily wear. Bisa dipakai buat pagi, malam, sore. Sampai tidur pun bisa dipakai," ungkap Tantri kepada Kompas.com dalam acara Uniqlo Fall/Winter 2026 Season Preview pada Kamis (20/08).

Tantri menambahkan, sehelai pakaian juga tidak harus terpaku pada satu fungsi yang kaku. Busana yang luwes berpindah dari suasana santai ke agenda formal akan membuat kombinasi pakaian jadi lebih ringkas tanpa perlu membawa beban berlebih.

Bahan pakaian yang bersentuhan langsung dengan kulit memegang peranan vital dalam menjaga rasa nyaman sewaktu menerapkan teknik layering.

Tantri mengandalkan koleksi Heattech dari Uniqlo sebagai busana dalam lantaran dinilai amat fleksibel untuk menunjang aktivitas harian.

"Aku selalu pakai dalamannya Uniqlo yang ini. Ini tuh Heattech-nya dia. Tapi itu bisa dipakai untuk daily wear banget," ungkap Tantri seraya menunjukkan Heattech Cashmere warna merah lengan panjang yang ia jadikan sebagai dalaman.

Berbekal lapisan dasar yang tepat, padu padan busana dapat disesuaikan menurut keperluan acara. Untuk suasana resmi, Tantri mencontohkan kombinasi kemeja beserta blazer, sedangkan untuk tampilan kasual cukup memadukannya dengan jaket denim dan celana senada.

Teknik layering juga membuka ruang kreasi dalam mengeksplorasi perpaduan warna serta tekstur kain.

Tantri menjatuhkan pilihan pada outer Zip Up Short Jacket yang dihiasi aksen corduroy pada bagian kerah, lantaran ornamen kecil tersebut mampu menjembatani harmoni antara busana dalam dan luar.

"Kalau dipakein kemeja, terus kemeja dikeluarin kerahnya, aduh pattern sama warnanya tuh kayak nyatu," tuturnya.

Ia juga mengaku menggemari sentuhan warna cokelat serta rona yang cerah lantaran ampuh memancarkan aura wajah yang lebih berseri. Pilihan ini menjadi cara praktis agar susunan layering terlihat serasi tanpa memberi kesan berlebihan.

Bagi Tantri, tingkat fleksibilitas menjadi pertimbangan utama dalam memilah busana. Sehelai outer dapat disandingkan bersama kemeja dan blazer untuk kesan formal, lalu dipadukan dengan celana denim saat ingin tampil santai.

Pendekatan tersebut sejalan dengan napas koleksi Uniqlo Fall/Winter 2026 bertema "Modern City Feelings", yang meleburkan gaya city classics dengan nuansa casual outdoor. Koleksi ini turut menyajikan potongan yang lebih leluasa serta deretan item yang dirancang adaptif untuk beragam kegiatan.

"Aku kan anaknya mix and match banget, ya," ujar Tantri.

Rangkaian koleksi Fall/Winter 2026 UNIQLO turut menghadirkan beragam variasi pilihan seperti fleece, denim, barrel pants, smart pants, sweats, casual outerwear, hingga perlengkapan bepergian seperti Heattech, Pufftech, Warm-Lined Pants, dan Down.

Sebagian besar koleksi tersebut telah dipasarkan di gerai resmi UNIQLO di Indonesia serta layanan Uniqlo.com, sementara lini produk lainnya akan dirilis secara bertahap.

Terkini