Freeport Siapkan Tambang Bawah Tanah Kucing Liar Beroperasi Pada 2029

Senin, 24 Agustus 2026 | 02:38:02 WIB
Area Pertambangan Milik PT Freeport Indonesia.

JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) sedang mendorong pengembangan area pertambangan bawah tanah baru bernama Kucing Liar. Lokasi penambangan tersebut diproyeksikan mulai berproduksi pada 2029 mendatang.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas penunjang proyek Kucing Liar membutuhkan alokasi modal yang besar. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas tambang bagi konsumsi industri nasional secara berkelanjutan.

"Kucing Liar ini sekarang sedang kami develop terus rencana akan mulai kami tambang di 2029. Tadinya di 2028 tapi kami undur setahun. Total investasi di situ kira-kira akan sekitar Rp 72 triliun," ujarnya di Tembagapura Papua Tengah, dalam program Mining Zone CNBC Indonesia, dikutip Senin (24/8/2026).

Dari keseluruhan anggaran operasional tambang Kucing Liar sebesar Rp 72 triliun, pihak perseroan sudah menyalurkan dana sekitar Rp 25 triliun untuk tahap awal pengerjaan infrastruktur. Area tambang anyar ini disiapkan untuk menampung volume pengerukan bijih hasil bumi yang memadai.

"Sekarang ini sudah terinvestasi udah 25 triliun dan ini cadangan kucing liar ini juga sangat bagus ya mungkin bisa sekitar 130-140 ribu ton per hari bijih," lanjutnya.

Selama periode eksploitasi berlangsung, lahan Kucing Liar ditaksir mampu menghasilkan tembaga sebesar 7 miliar pon dan persediaan emas sebanyak 7 juta ons. Keberadaan lokasi ini bertindak sebagai penopang guna menahan kapasitas output PTFI pada kisaran 240.000 ton per hari menggantikan zona Grasberg Block Cave (GBC) saat masa penambangannya rampung.

"Dan akan bisa memproduksi metal tembaga itu kira-kira sekitar 7 miliar pound dan emasnya kira-kira 7 juta ounces," jelasnya.

Skema pengerjaan lokasi Kucing Liar diperhitungkan sanggup bertahan hingga 2050 memakai ketersediaan muatan saat ini. Kendati demikian, korporasi optimistis umur produktif situs pertambangan dapat diperpanjang bilamana otoritas memberikan jaminan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) setelah 2041 untuk keperluan eksplorasi pada kedalaman berikutnya.

"Tetapi nanti Grasberg ini akan depleting ya Grasberg block caving ini akan kemudian nanti suatu saat akan habis akan digantikan oleh Kucing Liar. Dan selanjutnya ini direncanakan bisa sampai tahun 2050 bahkan," pungkasnya.

Terkini