Karhutla Kalimantan-Sumatra Diproyeksikan Rampung 1-2 Pekan, Kata Prabowo

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:15:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau salah satu lokasi terdampak kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa persoalan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan serta Sumatra kini sudah mulai terkendali dan diproyeksikan tuntas sepenuhnya dalam jangka waktu satu hingga dua pekan ke depan. 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden ke-8 RI tersebut sewaktu memberikan pidato sambutan dalam acara Groundbreaking Program PLTS 100 GWp yang bertempat di Jembrana, Bali, pada hari Selasa (25/8/2026).

Prabowo menuturkan bahwa situasi global saat ini tengah diuji oleh berbagai tantangan alam, salah satunya ditandai oleh fenomena musim kemarau berkepanjangan atau El Nino.

"Kami juga menyadari bahwa seluruh dunia mengalami banyak cobaan. Tahun ini dunia mengalami apa yang disebut El Nino, dan El Nino ini cukup kuat tahun ini. Salah satu yang terkuat diramalkan," katanya.

Ia menggarisbawahi bahwa di tengah kondisi yang penuh tantangan semacam ini, aspek kewaspadaan tinggi mutlak diperlukan guna memitigasi segala dampak buruk yang ditimbulkan oleh fenomena El Nino tersebut. Selanjutnya, ia mengarahkan pandangannya pada insiden karhutla yang mendera kawasan Kalimantan dan Sumatra, seraya menyampaikan bahwa dirinya telah turun langsung meninjau sejumlah titik lokasi kebakaran. 

Menurut hasil pantauannya, musibah kebakaran tersebut telah berhasil ditangani dan diestimasikan rampung dalam rentang satu atau dua minggu ke depan.

"Sekarang saya kira sudah mulai teratasi, termitigasi di beberapa tempat. Saya kira saya berharap dalam satu dua minggu ini bisa selesai semua," jelasnya.

Tidak lupa, ia menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada segenap jajaran kementerian dan lembaga terkait, pihak TNI-Polri, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, hingga Kementerian Kehutanan atas dedikasi dan kerja efektif yang telah mereka tunjukkan di lapangan.

Prabowo membeberkan bahwa pemerintah telah mengerahkan daya kekuatan skala besar demi menanggulangi bencana karhutla ini. Bahkan, ia menyebutkan bahwa puluhan unit helikopter, belasan armada pesawat, ratusan unit alat bor air, ratusan unit mesin pompa air, hingga pengerahan ribuan personel telah diterjunkan ke lokasi terdampak.

Menurut pandangannya, mobilisasi masif berbagai perangkat peralatan tempur mitigasi serta kekuatan personel tersebut membuktikan secara nyata bahwa bangsa Indonesia memiliki kapasitas tangguh dalam menghadapi bencana, meskipun ia tidak menampik adanya berbagai rintangan berat yang harus dilalui.

"Saya sampaikan pada kesempatan ini karena kami walaupun kami hadapi cobaan, walaupun kami hadapi rintangan, hambatan, kami kuat. Kami mampu. Kami buktikan terus," tuturnya.

Ia turut menarik perbandingan dengan keberhasilan penanganan musibah tanah longsor di Aceh dan Sumatra yang ternyata mampu diselesaikan jauh lebih cepat dari perkiraan banyak pihak. Di samping menyoroti penanganan karhutla di Kalimantan dan Sumatra, ia juga menyinggung respons cepat pemerintah dalam menangani bencana gempa bumi di NTT yang dinilai berjalan sangat masif dan sigap.

"Di NTT reaksi kami sangat cepat, sangat masif. Di mana-mana negara kami hadir dan saya sebagai Presiden pemegang amanat dari rakyat, saya terus menghimpun kekuatan negara," tutupnya.

Terkini