Lewat BATIC 2026 Telkom Pertegas Transformasi Bisnis Digital 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:58:31 WIB
Gelaran Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026.

JAKARTA - Gelaran Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 menjadi salah satu momentum PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dalam mempertegas arah transformasi perusahaan melalui program TLKM 30.

Langkah transformasi ini dirancang guna membuka peluang Telkom dalam mengeksplorasi seluruh potensi industri digital di masa mendatang.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menerangkan bahwa perubahan lanskap industri telekomunikasi digital saat ini menuntut transformasi perusahaan sebagai hal yang sangat esensial bagi operasional Telkom.

"Di TelkomGroup, kami menyebut agenda transformasi kami sebagai TLKM 30. Ini adalah perjalanan lima tahun menuju 2030 dan dibangun di atas empat pilar fundamental," tegasnya dalam BATIC 2026, Rabu (26/8/2026).

Pilar pertama dalam agenda transformasi tersebut yakni operational excellence, tempat Telkom berupaya agar menjadi lebih agile serta senantiasa berfokus kepada layanan pelanggan.

Streamlining hadir sebagai pilar kedua melalui penyederhanaan portofolio dan pemfokusan pada lini yang sanggup memberikan nilai tinggi bagi perusahaan hingga pemegang saham.

"Pilar ketiga adalah unlocking value. Melalui pilar ini, kami ingin memaksimalkan potensi infrastruktur strategis kami, mulai dari fiber dan tower hingga data center, serta kabel bawah laut yang menjadi bagian dari konektivitas internasional," tegasnya.

Adapun pilar keempat yaitu modus-operandi shift, yang mentransisikan perseroan dari operating company menjadi strategic holding demi mengoptimalkan penciptaan nilai serta imbal hasil.

"Pada akhirnya, TLKM 30 memiliki satu ambisi, yaitu dari konektivitas menuju infrastruktur, menuju kecerdasan, dan menciptakan berbagai kemungkinan digital untuk masa depan," tegasnya.

Dian menjelaskan bahwa struktur organisasi Telkom bakal terus dikembangkan agar lebih fokus dan tangkas dalam menangkap setiap peluang pertumbuhan bisnis.

Restrukturisasi bisnis ini memfokuskan Telkom pada empat pilar utama, mulai dari optimalisasi basis pelanggan B2C hingga penguatan posisi B2B infrastruktur yang mencakup pusat data, fiber, tower, satelit, dan aset backbone.

Pada segmen B2B internasional, Telin disiapkan untuk memperluas konektivitas global melalui pembangunan jalur kabel baru dan layanan wholesale. Sementara pada B2B IT services, konsolidasi kapabilitas digital dilakukan demi merespons tingginya permintaan solusi enterprise.

"Pada akhirnya, ini bukan sekadar perubahan infrastruktur. Ini adalah bagaimana kami memosisikan kembali TelkomGroup untuk menangkap gelombang pertumbuhan berikutnya dan mengingatkan kami semua di mana posisi kami dalam industri digital yang berkembang sangat cepat," tegasnya.

Terkini