BRIN Dorong Produksi Massal Teknologi Rumah Modular Tahan Gempa

Jumat, 28 Agustus 2026 | 05:26:32 WIB
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria.

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan langkah komersialisasi teknologi rumah modular tahan gempa agar dapat diproduksi secara massal dan dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan hunian yang aman sekaligus terjangkau bagi publik.

Kepala BRIN Arif Satria menyatakan bahwa pihaknya kini tengah berkoordinasi secara intensif dengan sejumlah mitra strategis guna membawa inovasi rumah tahan gempa ini menuju tahap manufaktur.

"Ini sekarang kita terus berkoordinasi dengan mitra karena BRIN tidak boleh memproduksi secara massal. Kita harus mencari mitra-mitra untuk menghasilkan rumah-rumah tersebut dalam jumlah yang lebih banyak dan bisa lebih murah lagi," ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Arif menjelaskan bahwa keandalan teknologi rumah modular tahan gempa tersebut sebelumnya sudah dibuktikan melalui tiga unit rumah contoh yang dibangun oleh BRIN sepanjang kurun 2021 hingga 2022.

Dirinya menyebutkan bahwa bangunan contoh tersebut tetap kokoh dan tidak mengalami kerusakan saat diguncang gempa bumi.

"Rumah modular tahan gempa, di mana saat ini ada tiga rumah contoh BRIN yang berdiri sejak tahun 2021 hingga 2022 yang alhamdulillah pada saat gempa tetap utuh," katanya.

Arif menegaskan bahwa BRIN tidak memiliki wewenang untuk memabrikasi bangunan tersebut secara komersial. Maka dari itu, skema kerja sama dengan pihak industri menjadi jalan keluar utama agar kapasitas produksi dapat ditingkatkan.

Melalui sinergi ini, biaya pembuatan rumah tahan gempa diharapkan dapat ditekan sehingga harganya kian terjangkau bagi masyarakat luas.

Arif menambahkan bahwa keberadaan rumah tahan gempa sangat vital mengingat wilayah Indonesia berada di jalur cincin api Pasifik atau ring of fire yang sangat rawan bencana geologi.

Presiden Prabowo Subianto pun menggarisbawahi krusialnya riset serta inovasi teknologi dalam mengantisipasi dan menyediakan solusi atas berbagai ancaman bencana di Tanah Air.

"Ini memerlukan kajian, memerlukan inovasi-inovasi teknologi untuk bisa mengatasi, mengantisipasi, maupun terus memberikan solusi," ujar Arif.

Dalam agendanya bersama Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta serta deretan peraih Nobel, Presiden secara khusus mengapresiasi inovasi BRIN yang dapat langsung diterapkan, termasuk teknologi rumah modular tahan gempa ini.

Terkini