Prabowo Terima Undangan Ramos-Horta dan Tegaskan Good Neighbor Policy

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:31:31 WIB
Presiden Prabowo [FOTO: NET].

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk merawat hubungan baik dengan seluruh negara tetangga, termasuk Timor Leste. Komitmen tersebut diutarakan Prabowo saat menyambut kedatangan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengutarakan bahwa dalam dialog tersebut, Ramos-Horta turut melayangkan undangan kepada Prabowo untuk melakoni kunjungan ke Timor Leste. Prabowo, terang Fadli, menyambut hangat ajakan itu dan siap menjadwalkannya.

"Oh ya, Presiden Ramos Horta juga mengundang Presiden Prabowo untuk ke Timor Leste. Pak Presiden juga menyampaikan tentu akan diagendakan," kata Fadli usai mendampingi Prabowo di Istana Merdeka, Jumat (28/8/2026).

Menurut penuturan Fadli, Prabowo turut memaparkan prinsip good neighbor policy atau kebijakan bertetangga baik yang menjadi salah satu pilar Indonesia dalam merawat hubungan dengan negara-negara di kawasan.

"Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia nih punya good neighbor policy, kebijakan yang bertetangga dengan baik kepada semua tetangga kami, dengan Timor Leste, dengan Australia, Filipina, Thailand, Singapura, Malaysia, semuanya," ujarnya.

Fadli menerangkan bahwa nilai tersebut konsisten dijaga oleh Prabowo dalam mengarungi hubungan diplomasi Indonesia bersama negara-negara tetangga.

"Dan itu yang betul-betul dijaga oleh Presiden Prabowo tadi disampaikan," kata Fadli.

Swasembada hingga Energi Terbarukan

Di dalam forum yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut, Prabowo turut menguraikan deretan program prioritas pemerintah Indonesia kepada Ramos-Horta.

Fadli menyebutkan bahwa agenda swasembada pangan menjadi salah satu fokus yang dipaparkan Prabowo, di samping program Makan Bergizi Gratis (MBG) beserta pemantapan ketahanan energi lewat optimalisasi energi terbarukan.

"Juga menyampaikan beberapa program yang sekarang ini menjadi prioritas tentang swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada pangan ini menjadi satu prioritas dan juga tentu ada tentang makan bergizi gratis, dan bagaimana pemenuhan energi dengan renewable energy," ujarnya.

Menurut penjelasan Fadli, Prabowo juga menggarisbawahi bahwasanya aneka program pembangunan pemerintah Indonesia ditujukan guna menyokong target pembangunan berkelanjutan yang terangkum dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

"Intinya Presiden tadi menggarisbawahi bahwa program-program pembangunan pemerintah Indonesia ini guideline-nya adalah 17 goals dari SDGs, Sustainable Development Goals. Tujuan pembangunan berkelanjutan," kata Fadli.

Fadli menerangkan bahwa tatap muka antara Prabowo dan Ramos-Horta bergulir lebih dari satu jam. Agenda perjumpaan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan tuntas pada kisaran pukul 15.05 WIB.

"Satu jam lebih, dari jam 2 tadi sampai jam 3 lewat 5 gitu," ujar Fadli.

Terkini