Perluas Lini Usaha, BUMA Jajaki Bisnis Logistik dan Transisi Energi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:20:02 WIB
Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) menjajaki potensi bisnis pada ranah logistik serta transisi energi lewat BUMA Logistic & Energy dan pengembangan armada kendaraan listrik beserta panel surya berkolaborasi dengan Omovo.

“Masuknya BUMA ke sektor logistik dan energi merupakan langkah untuk membangun kapabilitas secara bertahap pada bidang yang memiliki keterkaitan luas dengan aktivitas ekonomi,” ujar Direktur Utama PT BUMA Bintang Perkasa sekaligus CEO BUMA Firmana Tri Andika dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

“Kolaborasi dengan Omovo menjadi salah satu langkah awal untuk mengeksplorasi pengembangan kendaraan listrik dan panel surya dengan pendekatan yang terukur,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, pada fase permulaan BUMA hendak berfokus terhadap pemetaan pemintaan pasar, pengokohan jejaring, serta pematangan pola kemitraan sebelum melebarkan sayap bisnis pada bidang tersebut.

Metode itu, sambung Firmana, dibutuhkan supaya ekspansi lini usaha tidak sekadar berhenti di ranah perkenalan produk, melainkan sanggup mencetak model bisnis yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan setiap pengembangan bisnis berangkat dari kebutuhan pasar dan memiliki model kolaborasi yang jelas. Karena itu, pada tahap awal kami akan memperkuat pemahaman pasar, jaringan mitra, dan kapasitas yang dibutuhkan sebelum melakukan ekspansi lebih jauh,” katanya.

Kerja sama bersama Omovo melingkupi eksplorasi pematangan kendaraan listrik serta panel surya sebagai pilar pengembangan BUMA Logistic & Energy.

Kebijakan tersebut sekaligus melapangkan jalan bagi BUMA guna memperluas simpul kemitraan pada sektor transportasi maupun energi.

“Pengembangan lini usaha ini merupakan bagian dari portofolio BUMA yang mencakup sejumlah sektor strategis, dengan pendekatan pengembangan bisnis melalui kemitraan dan penguatan kapasitas,” kata Firmana.

Lebih jauh lagi, BUMA turut mematangkan program pelatihan beserta sertifikasi di bidang ekonomi dan bisnis, pendampingan kewirausahaan melalui Club Usaha Ansor (CUAN), serta layanan konsultasi dan kemitraan bersama beragam entitas.

“Bagi BUMA, pengembangan bisnis tersebut diarahkan untuk membangun basis usaha yang dapat tumbuh secara profesional sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang ekonomi,” ujar Firmana.

Di sisi lain, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Addin Jauharudin menilai pematangan sektor logistik dan energi sepatutnya ditujukan guna merajut rantai usaha yang saling terintegrasi sekaligus membuka keran akses ekonomi yang makin inklusif bagi masyarakat.

“Logistik dan energi menjadi dua sektor yang memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas ekonomi. Efisiensi pergerakan barang berpengaruh terhadap biaya dan daya saing usaha, sementara kebutuhan energi yang semakin efisien dan berkelanjutan mendorong munculnya peluang baru di sepanjang rantai bisnis,” ujar Addin.

Terkini