Purbaya Kejar Pajak Rp5 T dari Perusahaan Baja hingga Kopi Magelang

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:44:32 WIB
Direktur Intelkam Polda Jateng Kombes Pol Syahbuddin menanam pohon kopi [FOTO: NET].

JAKARTA - Deretan kabar seputar perekonomian di Tanah Air yang diwartakan ANTARA pada Jumat (29/8) terbilang masih menarik untuk ditinjau ulang, mulai dari langkah Purbaya membidik pajak perusahaan baja sampai komoditas Kopi Magelang yang dijadikan unggulan.

Berikut serangkaian berita yang dapat Anda simak kembali guna mengawali kegiatan di pagi hari;

Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 Triliun

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengejar potensi penerimaan negara dari 40 entitas perusahaan baja yang belum menuntaskan kewajiban perpajakan dengan taksiran nilai menyentuh kisaran Rp5 triliun.

Kepala BGN sambangi Kemenkeu bahas evaluasi MBG

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyambangi gedung Kementerian Keuangan guna mendiskusikan agenda evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Whoosh layani 9.000 penumpang prioritas pada Januari-Agustus 2026

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia China (KCIC) atau Whoosh tercatat telah mengakomodasi sebanyak 9.000 penumpang prioritas pada rentang waktu Januari hingga Agustus 2026.

Adapun dalam perhitungan kumulatif semenjak 2025, total volume penumpang prioritas yang telah terlayani menyentuh angka 24 ribu penumpang prioritas.

Kementerian UMKM ungkap alur potongan biaya lokapasar 50 persen

Bogor (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merancang alur pengajuan sampai pelaporan untuk pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang berhasrat mendapatkan insentif pemotongan biaya layanan lokapasar (marketplace) paling sedikit 50 persen.

Kopi jadi salah satu produk unggulan Kabupaten Magelang

Magelang (ANTARA) - Kopi menjelma menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengingat hasil perkebunan ini menyimpan potensi yang amat besar lantaran disokong oleh letak geografis serta topografi kawasan yang bervariasi, bertolak dari dataran rendah sampai kawasan dataran tinggi.

Meta Deskripsi (156 Karakter) Sejumlah pemberitaan perekonomian Indonesia dari ANTARA pada Jumat menarik disimak kembali, mulai dari pajak perusahaan baja hingga Kopi Magelang.

Terkini