Garap Proyek Coal Handling PTBA, WIKA Targetkan Rampung Kuartal III-2026

Minggu, 06 September 2026 | 20:20:02 WIB
Logo PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) [FOTO: NET].

JAKARTA - Korporasi PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turut ambil bagian dalam proyek pengembangan infrastruktur strategis penunjang sektor pertambangan, yakni pengerjaan EPC Coal Handling Train Loading Station (TLS) milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada segmen fasilitas TLS 6 dan 7.

Proyek yang mencakup pekerjaan Engineering, Procurement, Construction, dan Commissioning (EPCC) ini meliputi pembangunan dua jalur conveyor T4 dan T5 sepanjang sekitar 34 kilometer, Dump Hopper 6 dan 7, Train Loading System (TLS) 6 dan 7, Rail Loop dan sistem persinyalan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin mengatakan, sebagian besar pekerjaan utama telah selesai dan proyek memasuki tahap penyelesaian akhir, commissioning, serta performance test. Secara keseluruhan, proyek TLS 6 & 7 ini ditargetkan selesai pada kuartal III 2026.

“Melalui proyek TLS 6 & 7, WIKA berkomitmen menghadirkan infrastruktur coal handling yang andal, efisien, dan mengedepankan kualitas serta keselamatan. Kami terus memastikan setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan secara optimal sehingga manfaat proyek dapat mendukung kelancaran sistem logistik batu bara,” ujar Ngatemin, dalam siaran pers, Jumat (4/9/2026).

Melalui pembangunan fasilitas coal handling yang andal dan berkapasitas besar, proyek TLS 6 & 7 diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai pasok batu bara sebagai salah satu sumber energi nasional sekaligus meningkatkan keandalan sistem logistik energi.

Setelah beroperasi penuh nantinya, fasilitas TLS 6 & 7 diproyeksikan mampu memberikan tambahan kapasitas penanganan bongkar muat batu bara sebesar 20 juta ton per tahunnya.

Dengan tambahan tersebut, akumulasi total kapasitas keseluruhan dari fasilitas TLS 1 sampai dengan 7 bakal mencapai kisaran 60 juta ton per tahun, dengan kemampuan daya tampung kapasitas penanganan mencapai hingga 6.000 ton per jam.

Kehadiran infrastruktur vital ini sangat diharapkan mampu memberikan dukungan penuh terhadap efektivitas proses coal handling serta mewujudkan sistem jaringan logistik pengangkutan batu bara yang berjalan secara jauh lebih cepat, kontinu, dan efisien.

Terkini

Bukan Sekadar Polesan Kosmetik, Kulit Glowing Dimulai dari Sel

Minggu, 06 September 2026 | 22:10:01 WIB

Mengenal Air Fungsional, Apakah Lebih Sehat dari Air Biasa?

Minggu, 06 September 2026 | 22:03:32 WIB

Sayuran Pasaran Tinggi Serat untuk Cukupi Kebutuhan Harian

Minggu, 06 September 2026 | 21:50:02 WIB

Kenali Perbedaan Cotton Combed 20s, 24s, dan 30s

Minggu, 06 September 2026 | 21:44:01 WIB