JAKARTA — Produsen komponen otomotif, PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM) mematok target porsi pasar ekspor mampu menyumbang hingga 60 persen dari keseluruhan pendapatan perseroan pada 2026.
Wakil Direktur Utama Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi memaparkan bahwa berdasarkan rekam jejak historis, performa pasar ekspor umumnya menyumbang sekitar 52—55 persen terhadap akumulasi pendapatan perseroan di paruh kedua. Sementara itu, untuk paruh pertama biasanya berada pada level 45—48 persen.
”Seperti sebelumnya kami berharap dapat mempertahankan pasar ekspor lebih besar daripada Indonesia, kurang lebih di level 60%,” tegasnya dalam Public Expose Live 2026, Rabu (9/9/2026).
Mengenai realisasi sepanjang semester I/2026, volume penjualan SMSM di ranah ekspor tercatat menyusut 0,62 persen YoY menjadi Rp1,64 triliun, berbanding Rp1,65 triliun pada kurun waktu yang sama di 2025.
Penurunan ini terpicu oleh melemahnya transaksi penjualan di kawasan Australia, Jepang, dan Prancis.
Meski demikian, SMSM mencatatkan lonjakan lonjakan pesanan yang signifikan dari pasar Korea Selatan, di mana nilainya melesat 6.335,49 persen YoY hingga menyentuh Rp76,60 miliar selama kurun Januari—Juni 2026. Korea diproyeksikan menjadi salah satu fokus ekspansi perseroan mendatang.
Andri mengungkapkan bahwa pesatnya angka penjualan di Korea dipacu oleh hadirnya mitrabagi atau distributor baru yang bekerja sama dengan SMSM. Jaringan distributor tersebut tidak sekadar menyalurkan produk di pasar domestik Korea, tetapi juga melakukan re-ekspor.
”Karena sampai saat ini juga masih belum terlalu besar [penjualan di Korea]. Jadi kami berharap ke depannya penjualan perseroan di Korea akan tetap atau lebih baik,” tegasnya.
Untuk keseluruhan periode Januari hingga Juni 2026, SMSM sukses mengantongi pendapatan bersih sebesar Rp2,64 triliun atau naik 3,65 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Pada saat bersamaan, perolehan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk terangkat 3,81 persen YoY menjadi Rp551 miliar.
Di sisi lain, Corporate Secretary Selamat Sempurna Lidiana Widjojo menyampaikan bahwa menyikapi situasi geopolitik global yang dinamis saat ini, manajemen memilih menetapkan target pertumbuhan sebesar 5 persen YoY pada 2026.
”Dengan memperhatikan kondisi geopolitik saat ini, maka kami lihat targetnya masih akan sangat konservatif, kurang lebih masih di single digit, kurang lebih sekitar 5%,” tegasnya pada kesempatan yang sama.