Kemenhan Tegaskan Materi Bela Negara Pelajar Tidak Cuma Disiplin

Kamis, 10 September 2026 | 00:08:32 WIB
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyelenggarakan Program Penguatan Nasionalisme siswa/i KKRI menuju Generasi Emas di kawasan Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Jawa Barat, sejak 5 September sampai 6 Oktober 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait memaparkan bahwa program ini tidak cuma menggembleng kedisiplinan para peserta, tetapi juga mengasah kecakapan yang adaptif untuk kalangan muda.

"Peserta juga mendapat materi literasi digital, keterampilan IT dan desain grafis, dinamika kelompok, hingga pemahaman mengenai bahaya narkoba dan terorisme. Jadi pendekatannya cukup komprehensif, tidak hanya kedisiplinan," kata Rico kepada Kompas.com, Kamis (10/9/2026).

Pada rentang pelaksanaannya, sebanyak 121 siswa hadir mengikuti agenda pembekalan dari target awal 151 peserta.

Sementara itu, peserta lainnya absen berhalangan hadir lantaran beragam kondisi seperti faktor kesehatan, pertimbangan pihak keluarga, serta proses verifikasi data.

Melalui agenda pelatihan ini, pihak Kemenhan berharap seluruh peserta mampu berkembang menjadi individu yang berdikari serta siap menyokong kemajuan bangsa.

"Esensi program ini adalah pembinaan," ujar Rico.

Rico turut menekankan bahwa agenda tersebut tidak sama dengan Komponen Cadangan (Komcad).

Ia menerangkan bahwa lewat program ini negara berupaya menyediakan wadah bagi anak muda guna memperkokoh karakter, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, wawasan kebangsaan, sekaligus membekali mereka dengan keahlian yang berdaya guna untuk masa depan.

"Karena itu, jangan dipersepsikan sebagai Komcad atau militerisasi pelajar. Bela negara dalam konteks ini adalah membangun kesadaran sebagai warga negara dan menyiapkan generasi muda agar lebih disiplin, produktif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negaranya," ungkap Rico.

Terkini