Rincian Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Pertamina hingga BP AKR 2026

Minggu, 13 September 2026 | 11:18:31 WIB
Ilustrasi Pom Bensin Pertamina.

JAKARTA - Banderol bahan bakar minyak (BBM) di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Pertamina maupun BP-AKR masih menerapkan tarif hasil penyesuaian pada awal September 2026. Kedua penyedia BBM tersebut sebelumnya telah menaikkan harga sejumlah produk nonsubsidi pada 1 dan 2 September lalu.

Hingga Sabtu (12/9/2026), penyesuaian tersebut masih menjadi patokan resmi penjualan di tiap SPBU. Untuk jajaran BBM Pertamina, Pertamax RON 92 dipertahankan pada kisaran Rp15.950 per liter. Namun, deretan jenis BBM nonsubsidi lainnya mencatatkan lonjakan harga bila disandingkan dengan tarif pada Agustus 2026.

Saat ini, Pertamax Green 95 dipasarkan seharga Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo berada di angka Rp19.600 per liter. Pada kategori bahan bakar mesin diesel, Pertamina menetapkan Dexlite di tarif Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp25.200 per liter.

Di lain sisi, BBM kategori subsidi tidak mengalami pergeseran harga. Pertalite masih dipatok pada angka Rp10.000 per liter, sementara Biosolar tetap berada di level Rp6.800 per liter.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kemarin menjamin tarif BBM subsidi tak akan mengalami kenaikan meski harga minyak mentah internasional melambung di atas US$100 per barel akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

"Khususnya menyangkut dengan harga minyak dunia yang tidak menentu, tetapi pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak subsidi tidak ada kenaikan," tutur Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (11/9/2026).

Sementara itu, BBM jaringan BP-AKR juga terus mengikuti skema penyesuaian sejak awal bulan. BP-AKR menaikkan harga BP Ultimate menjadi Rp19.330 per liter dari tarif sebelumnya Rp16.760 per liter. Langkah ini menyusul lonjakan harga BP Ultimate Diesel pada 1 September yang menjadi Rp25.420 per liter dari sebelumnya Rp21.910 per liter, sedangkan BP 92 bertahan di kisaran Rp16.130 per liter.

Berdasarkan pemantauan di SPBU Vivo kawasan Jalan Tendean, Jakarta Selatan, pihak pengelola tidak mengoreksi harga bensin RON 92 mereka. Revvo 92 tetap dijual Rp16.130 per liter. Adapun produk Diesel Primus dan Revvo 95 tidak mencantumkan angka penawaran pada papan informasi akibat ketiadaan pasokan.

Di SPBU Shell, pengelola mengerek harga BBM jenis diesel yang menjadi satu-satunya produk yang dipasarkan saat ini. Shell V-Power Diesel melonjak dari Rp21.910 menjadi Rp25.420 per liter, sementara ketersediaan Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ terpantau masih belum tersedia.

Berikut adalah perincian daftar harga BBM terbaru per 12 September 2026:

Pertamina

Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)

Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap)

Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter (tetap)

Pertamax Green 95 (RON 95): Rp19.150 per liter (naik)

Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter (naik)

Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter (naik)

Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter (naik)

BP-AKR

BP 92: Rp16.130 per liter (tetap)

BP Ultimate: Rp19.330 per liter (naik)

BP Ultimate Diesel: Rp25.420 per liter (naik)

Shell

Shell Super: -

Shell V-Power: -

Shell V-Power Diesel: Rp25.420 per liter (naik)

Shell V-Power Nitro+: -

Vivo

Revvo 92: Rp16.130 per liter (tetap)

Diesel Primus: Rp21.910 per liter (Agustus)

Terkini