JAKARTA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatra Selatan menyampaikan harapan agar momentum pergantian posisi Menteri Keuangan ini mampu memperkuat kesinambungan kebijakan fiskal sekaligus memberikan dampak positif yang lebih luas terhadap sektor perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Kanwil DJPb Sumsel Rahmadi Murwanto mengungkapkan bahwa jajaran birokrasi di daerah akan tetap fokus menjalankan berbagai program dan kebijakan yang telah berjalan sambil menantikan instruksi serta arah kebijakan baru dari Menteri Keuangan yang baru, yakni Suahasil Nazara.
Menurut pandangannya, dinamika pergantian pimpinan merupakan bagian yang lumrah dari perjalanan roda pemerintahan dan dipastikan tidak akan mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas organisasi.
"Pergantian pimpinan itu hak prerogatif Presiden. Bagi kami di bawah, ini bagian dari proses normal," kata Rahmadi usai menghadiri kegiatan Forum Konsultasi Publik di Aula DJPb Sumsel, Selasa (15/9/2026).
Rahmadi menuturkan bahwa setiap pimpinan instansi tentu mempunyai pola kerja serta skala prioritas yang berlainan. Oleh sebab itu, pihaknya saat ini masih menunggu rumusan arah kebijakan baru yang akan diputuskan oleh pemerintah pusat.
"Setiap pimpinan tentu punya pola dan prioritas berbeda. Kami tinggal menunggu bagaimana perubahan-perubahan yang akan dilakukan. Sementara kami tetap menjalankan apa yang sudah ada," ujarnya.
Ia menilai bahwa proses transisi kepemimpinan kali ini berpeluang besar untuk berjalan jauh lebih mulus mengingat sosok Suahasil bukanlah orang baru di dalam lingkungan internal Kementerian Keuangan. Sebelum resmi ditunjuk menjabat sebagai Menteri Keuangan, Suahasil sebelumnya mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Keuangan.
"Penggantinya juga dari internal. Orang tersebut sudah memahami bagaimana menteri sebelumnya. Saya rasa ini akan jauh lebih mulus," jelasnya. (Catatan: kata ganti "beliau" pada kalimat asli kutipan telah disesuaikan menjadi "orang tersebut" sesuai instruksi).
Dirinya menaruh harapan besar agar di bawah kepemimpinan Suahasil, seluruh program prioritas pemerintah dapat dikawal dan diimplementasikan secara optimal. Rahmadi turut berharap agar kebijakan fiskal yang dieksekusi pemerintah pada akhirnya mampu menghadirkan dampak nyata secara langsung bagi kehidupan masyarakat, salah satunya melalui stimulasi penguatan ekonomi serta peningkatan taraf pendapatan warga, khususnya kelompok masyarakat kelas menengah.
“Kalau kami tidak bisa memberikan bantuan kepada mereka, cara yang terbaik adalah kami bangun ekonomi sehingga penghasilan mereka meningkat,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel Yossi Hervandi menyampaikan harapan agar pergantian posisi Menteri Keuangan ini dapat diiringi dengan peningkatan dukungan fiskal kepada pihak pemerintah daerah.
Menurutnya, perhatian terhadap instrumen dana transfer ke daerah, yang mencakup alokasi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta berbagai skema dana transfer lainnya, perlu terus diperkuat guna menopang kapasitas kemampuan fiskal daerah.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan yang baru, dukungan terhadap fiskal daerah, terutama terkait DAU, DAK, dan dana transfer lainnya dapat diperkuat dan ditambah, atau minimal dikembalikan seperti sebelum pemotongan,” pungkasnya.