Tempat Makan Siang

15 Tempat Makan Siang Terbaik di Solo untuk Pecinta Kuliner Tradisional dan Modern

15 Tempat Makan Siang Terbaik di Solo untuk Pecinta Kuliner Tradisional dan Modern
15 Tempat Makan Siang Terbaik di Solo untuk Pecinta Kuliner Tradisional dan Modern

JAKARTA - Solo bukan hanya kota budaya yang sarat sejarah, tetapi juga destinasi kuliner yang memanjakan lidah. Dari aroma masakan tradisional hingga sajian modern, setiap sudut kota ini menawarkan cerita rasa yang unik.

Selat yang manis gurih hingga sate kambing kaya rempah menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran jika Solo selalu menjadi magnet bagi pecinta kuliner dari berbagai daerah.

Makan siang di Solo memberi pengalaman istimewa bagi warga lokal maupun wisatawan. Restoran klasik berdampingan dengan tempat makan kekinian memberi pilihan luas sesuai selera.

Harga menu pun bervariasi, dari yang ramah di kantong hingga fine dining yang memanjakan mata dan lidah. Keistimewaan Solo terletak pada kemampuannya menjaga cita rasa tradisional tanpa kehilangan sentuhan modernitas.

Restoran Tradisional: Menikmati Rasa Jawa yang Otentik

Djampi Jawi Solo di Jalan Letjen S. Parman Nomor 45 menawarkan pengalaman makan menenangkan dengan sentuhan herbal. Menu andalannya, seperti nasi rawon, nasi bakar, dan timlo, memikat banyak pelanggan.

Suasana restoran menonjolkan nuansa etnik Jawa dengan dekorasi kayu hangat. Harga menu Rp25.000–50.000 cocok untuk makan siang santai namun berkelas.

Canting Londo Kitchen di Jalan Dr. Rajiman Nomor 525 menggabungkan nuansa Jawa klasik dengan sentuhan modern elegan. Menu favorit, nasi ayam taliwang, terkenal karena bumbunya yang meresap sempurna.

Harga makan per orang sekitar Rp50.000–100.000 dengan porsi mengenyangkan. Pelanggan memuji suasana cozy dan pelayanan ramah, menjadikannya pilihan makan siang elegan.

Rumah Makan Adem Ayem di Jalan Slamet Riyadi Nomor 342 sudah eksis puluhan tahun. Restoran ini terkenal dengan ayam goreng khas Jawa, nasi capcay, dan selat Solo yang nikmat.

Interior mempertahankan gaya klasik dengan pelayanan cepat dan ramah. Pengunjung menikmati nostalgia kuliner masa kecil sambil makan siang.

Warung Selat Mbak Lies di Jalan Yudhistira Nomor 9 menawarkan interior penuh pernak-pernik antik. Menu utama selat Solo dengan kuah manis gurih bikin ketagihan banyak pelanggan.

Harga Rp25.000–50.000 ramah semua kalangan, sementara pelayanan tetap cepat. Suasana rumah tradisional menambah kehangatan pengalaman makan siang.

Restoran Modern dan Kreatif: Alternatif Santai dan Berkelas

Alamama Resto di Jalan Gajahmada Nomor 42 menghadirkan suasana modern dan homey. Menu beragam, mulai dari hidangan lokal hingga fusion, cocok untuk berbagai selera.

Tempat bersih, ber-AC, nyaman untuk nongkrong siang hari. Pengunjung memuji kualitas makanan dan harga yang sepadan dengan pelayanan.

Lembah Manah Resto Pasar Gede menawarkan makan siang hemat namun lezat. Menu ayam geprek terkenal dengan daging empuk dan sambal bawang pedas menggoda.

Harga mulai Rp10.000–25.000 bersahabat bagi pelajar dan pekerja. Rasanya rumahan dan porsinya mengenyangkan, menjadikannya favorit pemburu kuliner kaki lima Solo.

Gubug Makan Mang Engking Solo menyajikan pengalaman makan di alam terbuka. Saung bambu di pinggir kolam menciptakan suasana sejuk dan nyaman.

Menu favorit seperti udang bakar madu, karedok, dan gurame saus tiram selalu jadi primadona. Tempat ini ideal untuk makan siang keluarga besar atau acara kantor.

Saffron Resto & Meatshop di Jalan Ronggowarsito Nomor 38 menghadirkan nuansa modern dengan menu steak dan pasta lezat. Restoran ini cocok untuk makan siang santai dengan nuansa kafe Eropa.

Harga makanannya tetap ramah untuk resto premium, sementara rasa steak dan pasta memuaskan pengunjung. Suasana nyaman membuat Saffron menjadi favorit untuk santap siang santai.

Kuliner Legendaris Solo: Rasa yang Tak Pernah Lekang Waktu

Sate Kambing & Thengkleng Rica-Rica Pak Manto di Jalan Honggowongso Nomor 36 telah menjadi legenda kuliner. Menu andalan berupa sate buntel, tengkleng rica, dan nasi goreng kambing terkenal dengan bumbu dalam dan porsi besar.

Harga terjangkau dengan pelayanan ramah meski ramai pengunjung. Cita rasa gurih pedas khas Solo membuat siapa pun ingin kembali lagi.

Tempong PNS di Jalan Honggowongso Nomor 49 terkenal dengan sambal tempong melimpah. Ayam goreng dengan lalapan segar jadi andalan makan siang yang pedas dan mengenyangkan.

Harga Rp25.000–50.000 membuat Tempong PNS pilihan ideal bagi pekerja kantoran. Sambal pedasnya bikin keringat bercucuran, tapi rasanya tetap nikmat.

Timlo Solo Restaurant di Jalan Urip Sumoharjo Nomor 94 wajib dicoba bagi pencinta kuliner khas Solo. Kuah bening berisi sosis Solo, telur pindang, dan ati ampela menghadirkan cita rasa autentik.

Harga Rp25.000–50.000 membuatnya pas untuk santapan siang yang lezat dan ramah dompet. Selat Vien’s Pusat di Jalan Hasanudin Nomor 99 terkenal dengan selat Solo double dagingnya.

Harga Rp10.000–25.000 terjangkau, sementara rasa gurih manis khas Solo tetap jadi daya tarik utama.

Sop Empal Bu Haryoko di Jalan Moh. Yamin Nomor 81 cocok untuk pecinta sup gurih. Daging empal empuk dengan kuah kaya rempah menciptakan pengalaman makan siang yang menenangkan.

Harga ramah di kantong, menjadikannya comfort food ideal. Nini Thowong Restaurant di Jalan Arifin Nomor 59 menyajikan nasi langgi dan lontong opor legendaris.

Suasana klasik dan nyaman menjadikannya pilihan sempurna untuk makan bersama keluarga. Selat Solo Tenda Biru di Jalan Dr. Wahidin Nomor 26 menghadirkan kuah segar dan sedikit manis khas selat Solo otentik.

Harga Rp25.000–50.000 membuatnya favorit pekerja kantoran yang ingin makan siang cepat dan lezat. Dengan 15 rekomendasi ini, Solo menjadi destinasi kuliner siang hari yang memadukan tradisi dan modernitas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index