Sembako

Jaga Stabilitas Pangan: TNI Turun Lapangan Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar

Jaga Stabilitas Pangan: TNI Turun Lapangan Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar
Jaga Stabilitas Pangan: TNI Turun Lapangan Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar

JAKARTA - Komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan rakyat tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan, tetapi juga menyentuh urusan perut masyarakat.

Menjelang periode hari besar keagamaan nasional (HBKN) dan di tengah dinamika ekonomi awal 2026, personel TNI melalui jajaran komando kewilayahan (Babinsa) secara rutin melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok dan stabilitas harga sembako di pasar-pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada kelangkaan bahan pokok serta mendeteksi dini lonjakan harga yang dapat memberatkan warga.

Memastikan Rantai Pasok Berjalan Lancar

Kehadiran TNI di pasar-pasar bertujuan untuk memantau kelancaran distribusi barang dari produsen hingga ke tangan pedagang.

Deteksi Dini: Dengan berkomunikasi langsung dengan para pedagang, personel TNI dapat mengidentifikasi jika terjadi keterlambatan pasokan pada komoditas tertentu seperti beras, minyak goreng, cabai, atau daging.

Cegah Penimbunan: Pemantauan secara intensif juga berfungsi sebagai upaya preventif untuk mencegah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penimbunan barang demi keuntungan pribadi di tengah tingginya permintaan.

Mendengarkan Aspirasi Pedagang dan Konsumen

Selain mencatat data harga, interaksi di lapangan dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.

Keluhan Harga: TNI mendata komoditas apa saja yang mengalami kenaikan signifikan untuk kemudian dilaporkan secara berjenjang sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan, seperti menggelar operasi pasar murah.

Kenyamanan Berbelanja: Kehadiran personel di area pasar juga memberikan rasa aman dan tertib bagi warga yang sedang melakukan aktivitas jual-beli.

Sinergi dengan Instansi Terkait

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan instansi teknis lainnya dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Data Akurat: Laporan dari lapangan yang dikumpulkan oleh Babinsa menjadi rujukan penting bagi pemangku kebijakan untuk melihat kondisi riil di tingkat akar rumput.

Ketahanan Pangan Wilayah: Upaya ini selaras dengan program ketahanan pangan nasional, di mana stabilitas harga sembako menjadi salah satu tolok ukur kondusifitas suatu wilayah.

Daftar Komoditas Pantauan Utama

Dalam setiap pemantauan, terdapat beberapa komoditas strategis yang menjadi fokus utama:

Beras (Medium & Premium): Memastikan stok melimpah sesuai arahan pemerintah.

Minyak Goreng: Memantau ketersediaan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Protein Hewani: Telur ayam dan daging sapi yang sering mengalami fluktuasi.

Bumbu Dapur: Cabai merah, bawang merah, dan bawang putih.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index