JAKARTA - BCA terus memperkuat layanan digital untuk mendukung penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di tengah persaingan perbankan yang ketat. Platform rumahsaya.bca.co.id hadir sebagai solusi bagi calon debitur untuk mencari properti, melakukan simulasi kredit, hingga mengajukan pembiayaan secara daring.
Inovasi Layanan Digital untuk Pengajuan KPR yang Praktis
SVP Consumer Credit Division BCA, Melani Megawati, mengatakan integrasi layanan digital ini diarahkan untuk memangkas proses pengajuan KPR. Langkah tersebut juga dimaksudkan untuk meningkatkan kenyamanan nasabah tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.
Selain pengajuan, BCA memperluas layanan purna jual untuk memudahkan nasabah. Melalui aplikasi myBCA, pengguna dapat memantau sisa angsuran, sementara layanan informasi KPR bisa diakses melalui haloBCA.
Pendekatan ini menunjukkan fokus BCA bukan hanya mengejar ekspansi kredit baru. Retensi nasabah menjadi salah satu prioritas utama agar pengalaman pembiayaan lebih berkelanjutan.
Skema Bunga KPR yang Fleksibel dan Relevan bagi Debitur Muda
Dari sisi harga, BCA tetap menggunakan skema bunga fixed berjenjang untuk KPR. Bunga rendah di awal tenor dirancang untuk meringankan beban nasabah muda yang diproyeksikan mengalami kenaikan pendapatan dalam jangka menengah.
Namun, skema ini juga membawa risiko penyesuaian cicilan di masa depan. Terutama saat suku bunga mengalami kenaikan, debitur perlu siap menghadapi penyesuaian angsuran.
BCA menilai pola bunga berjenjang ini relevan untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan bayar nasabah dan profitabilitas bank. Debitur muda menjadi segmen strategis karena potensi pertumbuhan finansial mereka seiring waktu.
Strategi Promosi KPR di BCA Expoversary 2026
Untuk mendorong minat beli jangka pendek, BCA memanfaatkan momentum pameran properti melalui BCA Expoversary 2026. Program ini menawarkan bunga KPR 1,69% fixed satu tahun, sekaligus potongan provisi dan premi asuransi yang menarik bagi calon pembeli rumah.
Strategi promosi seperti ini dinilai efektif menjaga permintaan di tengah daya beli masyarakat yang masih selektif. Penawaran bunga rendah dan insentif tambahan diharapkan mendorong keputusan pembelian rumah secara lebih cepat.
Momentum pameran juga menjadi media edukasi bagi calon debitur. Mereka bisa memahami mekanisme pengajuan, simulasi angsuran, dan manfaat berbagai skema pembiayaan secara langsung.
Dukungan Kebijakan Fiskal untuk Pertumbuhan KPR 2026
Optimisme BCA terhadap pertumbuhan KPR juga diperkuat oleh kebijakan fiskal pemerintah. Perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru menjadi faktor pendorong penting dalam menjaga permintaan properti.
Meski insentif fiskal membantu, keberlanjutan pertumbuhan KPR tetap bergantung pada perbaikan daya beli masyarakat. Stabilitas suku bunga juga menjadi variabel kunci dalam menentukan minat dan kemampuan masyarakat membeli rumah.
BCA menekankan pentingnya layanan digital dan strategi bunga yang fleksibel untuk menjaga keseimbangan antara penjualan KPR dan kenyamanan nasabah. Inovasi ini diharapkan meningkatkan loyalitas nasabah sekaligus menarik calon pembeli rumah baru.
Platform rumahsaya.bca.co.id menjadi ujung tombak BCA dalam menyediakan akses cepat ke informasi properti. Fitur simulasi kredit dan pengajuan online membuat proses KPR lebih efisien dan transparan bagi calon debitur.
Selain itu, aplikasi myBCA dan haloBCA memperkuat layanan purna jual. Nasabah bisa memantau pembayaran, menanyakan informasi, dan melakukan pengelolaan kredit secara praktis dari rumah.
Strategi kombinasi antara layanan digital dan promosi bunga rendah menunjukkan pendekatan holistik BCA. Bank ini berupaya memenuhi kebutuhan finansial nasabah sambil menjaga pertumbuhan portofolio KPR.
Dengan fokus pada nasabah muda, skema bunga berjenjang dapat membantu mereka menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan finansial. Pendekatan ini juga mendorong debitur agar lebih disiplin dalam merencanakan keuangan jangka panjang.
BCA Expoversary 2026 menjadi ajang tepat untuk mengenalkan berbagai produk KPR. Penawaran eksklusif dan edukasi langsung diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat pembiayaan rumah.
Keberadaan insentif PPN DTP semakin memperkuat daya tarik program KPR BCA. Masyarakat yang memanfaatkan momen ini berpotensi mendapatkan rumah baru dengan biaya lebih ringan.
Dalam jangka panjang, kombinasi teknologi, bunga fleksibel, dan promosi strategis diyakini mampu menjaga pertumbuhan KPR BCA. Bank ini tetap mengutamakan keseimbangan antara ekspansi kredit dan kepuasan nasabah.
Nasabah diuntungkan dengan layanan terpadu dari pengajuan hingga pemantauan cicilan. Proses yang cepat dan transparan diharapkan meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan.
Penggunaan platform digital juga membantu BCA mengelola risiko kredit lebih efektif. Sistem ini memungkinkan bank memantau perilaku pembayaran nasabah dan menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan.
Dengan semua strategi ini, BCA optimis bisa mempertahankan posisi sebagai salah satu pemain utama KPR di Indonesia. Pelayanan digital dan promosi bunga tetap menjadi senjata utama di tengah persaingan pasar properti 2026.