Mobil Listrik

Mobil Listrik Toyota Highlander EV 2026 Resmi Meluncur di AS, SUV Listrik 7 Penumpang Jarak Tempuh 515 Km

Mobil Listrik Toyota Highlander EV 2026 Resmi Meluncur di AS, SUV Listrik 7 Penumpang Jarak Tempuh 515 Km
Mobil Listrik Toyota Highlander EV 2026 Resmi Meluncur di AS, SUV Listrik 7 Penumpang Jarak Tempuh 515 Km

JAKARTA - Langkah besar kembali diambil produsen otomotif asal Jepang dalam menjawab tren elektrifikasi global. Kali ini, Toyota memperkenalkan generasi terbaru Highlander yang tak lagi mengandalkan mesin bensin, melainkan sepenuhnya bertenaga listrik.

Produsen roda empat asal Jepang, Toyota, telah meluncurkan Highlander generasi terbaru untuk konsumen di Amerika Serikat (AS). Kendaraan tersebut tak lagi menggunakan mesin bensin, melainkan listrik murni.

Perubahan ini menjadi sorotan karena Highlander selama ini dikenal sebagai SUV keluarga bermesin konvensional. Kini, transformasinya menuju kendaraan listrik menjadi bukti keseriusan Toyota di segmen EV.

Disitat dari Gaadiwaadi, Jumat, 13 Februari 2026, Toyota Highlander EV merupakan SUV listrik tiga baris pertama pabrikan di pasar Amerika Serikat. Kendaraan itu punya tampilan bongsor dengan konfigurasi tujuh penumpang.

Konfigurasi tiga baris tersebut menjadikannya pilihan menarik untuk keluarga besar. Dimensi yang besar juga memperkuat kesan tangguh sekaligus modern.

Produksi dan Platform Khusus Listrik

Highlander EV diproduksi di pabrik Toyota di Kentucky. Sementara komponen baterainya dibuat di fasilitas baru Toyota di North Carolina.

Langkah produksi lokal ini menunjukkan komitmen Toyota terhadap pasar Amerika Serikat. Selain itu, rantai pasok yang terintegrasi diyakini dapat meningkatkan efisiensi produksi.

Mobil itu menggunakan platform TNGA-K yang sudah direkayasa ulang agar bisa menampung baterai besar di bawah lantai kabin, khas mobil listrik modern. Platform tersebut memungkinkan distribusi bobot lebih seimbang.

Penempatan baterai di bawah lantai juga membantu menciptakan ruang kabin yang lega. Desain ini menjadi ciri khas kendaraan listrik generasi terbaru.

Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh

Toyota menyediakan dua opsi baterai, yakni 77,0 kWh dan 95,8 kWh. Opsi ini memberi fleksibilitas bagi konsumen sesuai kebutuhan mobilitas mereka.

Soal jarak tempuh, SUV itu diklaim bisa melaju sejauh 434 km hingga 515 km dalam sekali pengisian penuh, tergantung varian. Angka tersebut membuatnya kompetitif di segmen SUV listrik tiga baris.

Versi dengan baterai terbesar dan sistem penggerak semua roda (AWD) menjadi yang paling jauh daya jelajahnya. Varian ini diprediksi menjadi pilihan utama bagi konsumen yang membutuhkan jarak tempuh maksimal.

Dengan daya jelajah hingga 515 km, kendaraan ini mampu mendukung perjalanan jarak jauh tanpa sering mengisi ulang daya. Hal ini menjadi nilai tambah penting di pasar Amerika Serikat yang memiliki wilayah luas.

Performa dan Sistem Penggerak

Untuk performa, varian penggerak roda depan (FWD) menghasilkan tenaga 221 dk dengan torsi 268 Nm. Angka tersebut sudah cukup untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.

Sementara varian AWD dengan baterai 95,8 kWh mampu menyemburkan daya 338 dk dan torsi 438 Nm. Kombinasi tenaga dan torsi besar ini menjanjikan akselerasi responsif khas mobil listrik.

Sistem penggerak semua roda memberikan traksi lebih baik di berbagai kondisi jalan. Fitur ini sangat relevan bagi konsumen di wilayah dengan cuaca ekstrem.

Karakter tenaga instan dari motor listrik membuat pengalaman berkendara terasa berbeda dibandingkan mesin bensin. Respons pedal akselerator lebih cepat dan halus.

Pengisian Daya dan Teknologi Modern

Soal pengisian daya, Highlander EV menggunakan konektor North American Charging System (NACS), sehingga bisa mengakses jaringan fast charging yang luas di Amerika Serikat. Hal ini memudahkan pengguna dalam mencari stasiun pengisian.

Dalam kondisi ideal, pengisian daya dari posisi rendah hingga 80 persen bisa dilakukan sekitar 30 menit menggunakan DC fast charger. Waktu tersebut tergolong cepat untuk ukuran SUV listrik tiga baris.

Kemampuan fast charging menjadi salah satu faktor penting dalam adopsi kendaraan listrik. Infrastruktur yang mendukung membuat pengguna lebih percaya diri menggunakan EV untuk perjalanan jauh.

Selain aspek teknis, interior Highlander EV juga mengalami peningkatan signifikan. Kabinnya terasa sangat modern.

Tersedia layar hiburan 14 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital 12,3 inci. Kombinasi layar besar ini memperkuat kesan futuristis pada kabin.

Ketika bangku baris ketiga dilipat rata lantai, kapasitas bagasi tembus lebih dari 1.274 liter, membuatnya tetap fungsional untuk kebutuhan keluarga. Fleksibilitas ruang menjadi salah satu keunggulan SUV ini.

Pabrikan telah membekalinya dengan jok yang dilengkapi pemanas dan ventilasi, panoramic glass roof, paket Toyota Safety Sense terbaru dan masih banyak lagi. Fitur keselamatan dan kenyamanan tersebut mempertegas posisinya sebagai SUV keluarga premium.

Meski telah dikenalkan, namun pengumuman harga Toyota Highlander EV baru akan disampaikan akhir tahun ini. Informasi harga tersebut tentu menjadi hal yang paling dinantikan calon konsumen.

Peluncuran Highlander EV menandai babak baru elektrifikasi lini SUV Toyota di Amerika Serikat. Dengan jarak tempuh hingga 515 km, konfigurasi tujuh penumpang, serta fitur modern, model ini berpotensi menjadi pemain penting di segmen SUV listrik tiga baris.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index