KAI

KAI Group Catat Rekor Angkutan Lebaran 2026, 32 Juta Penumpang Terangkut

KAI Group Catat Rekor Angkutan Lebaran 2026, 32 Juta Penumpang Terangkut
KAI Group Catat Rekor Angkutan Lebaran 2026, 32 Juta Penumpang Terangkut

JAKARTA - Momen Lebaran 2026 menjadi periode mobilitas terbesar masyarakat Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Group berhasil mengangkut 32.460.915 penumpang, rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Jumlah ini naik 10,76 persen dibandingkan total penumpang Angkutan Lebaran 2025. Pergerakan masif penumpang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dampak Mobilitas Terhadap Ekonomi Daerah

Lonjakan perjalanan kereta turut mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. Sistem transportasi publik yang terintegrasi membantu tradisi mudik masyarakat menjadi lebih lancar.

“Lebaran menjadi momentum mobilitas terbesar masyarakat. KAI Group menghadirkan perjalanan yang terhubung antarmoda, sehingga pelanggan dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih mudah dan lancar,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Seluruh layanan jarak jauh dan lokal melayani 5.087.458 penumpang. Angka ini melampaui statistik volume penumpang empat tahun terakhir berturut-turut.

Kinerja Layanan KAI Commuter dan LRT Jabodebek

Peningkatan arus pelanggan sejalan dengan pemulihan aktivitas masyarakat di pusat ekonomi. KAI Commuter melayani total 24.500.604 penumpang selama periode Lebaran 2026.

Sementara itu, LRT Jabodebek melayani 1.655.011 penumpang, naik dari 1.222.825 orang pada 2025. Layanan ini menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek.

Kereta Cepat Whoosh mencatat performa terbaik dengan 347.738 penumpang. Ini menjadi capaian tertinggi sejak layanan tersebut resmi beroperasi.

Transportasi Bandara dan KAI Wisata

Layanan KAI Bandara melayani 496.766 penumpang selama musim libur Lebaran 2026. Layanan ini memfasilitasi kebutuhan akses publik ke terminal bandara dengan nyaman dan tepat waktu.

KAI Wisata mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 39,33 persen. Unit ini berhasil mengangkut 28.185 penumpang dengan armada Kereta Wisata dan Kereta Panoramic yang unik.

Titik strategis seperti simpul transportasi Bekasi dan Jatinegara menjadi jalur penting bagi kelancaran perpindahan ribuan penumpang. Hal ini menunjukkan pentingnya koordinasi antar moda transportasi selama periode puncak mobilitas.

Evaluasi Layanan dan Pengembangan Masa Depan

KAI Group mengapresiasi kepercayaan masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026. “Setiap masukan dan pengalaman pelanggan menjadi bagian penting dalam evaluasi kami. KAI Group akan terus melakukan penyempurnaan agar layanan ke depan semakin aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

Upaya peningkatan layanan mencakup berbagai aspek mulai dari kenyamanan, keamanan, hingga ketepatan waktu. Langkah-langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan transportasi publik nasional.

Selama periode Lebaran 2026, sistem transportasi KAI menunjukkan kapasitas dan fleksibilitas tinggi. Hal ini menjadi bukti kesiapan perusahaan menghadapi lonjakan penumpang di momen puncak perjalanan nasional.

Koordinasi antarmoda dan pengelolaan titik-titik transportasi strategis menjadi kunci sukses mobilitas nasional. PT KAI Group berkomitmen mempertahankan kualitas layanan ini di setiap musim libur dan arus mudik Lebaran berikutnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index